Tagihan Air Bengkak Seperti Dialami Nycta Gina? Adukan ke Sini

Vadhia Lidyana - detikFinance
Senin, 20 Jul 2020 18:20 WIB
Petugas mengecek instalasi pengolahan air bersih di Instalasi Pengolahan Air (IPA), Pulogadung, Jakarta, Rabu (13/05/2015). Tempat pengolahan air bersih yang setiap harinya mengolah sebanyak 750.000 meter kubik air baku tersebut untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga DKI Jakarta. Grandyos Zafna/detikcom
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Selama pandemi virus Corona (COVID-19), sederet artis tanah air mengeluhkan tagihan listrik yang tiba-tiba membengkak. Kali ini giliran tagihan air yang tiba-tiba membengkak jadi keluhan, salah satunya seperti yang dinyatakan pasangan selebriti Nycta Gina dan Rizky Kinos.

Dalam Instagram miliknya Nycta Gina mengatakan tagihan airnya membengkak hingga Rp 26 juta dari yang biasanya tak sampai Rp 100.000 dalam 1 bulan. Adapun penyebabnya ialah pipa bocor.

Tak hanya itu, warganet juga ikut mengeluhkan tagihan air yang membengkak. Salah satunya ialah akun @fitrianugrahae di sosial media Twitter.

"Harus sering matiin keran meteran. Tagihan air nggak kira-kira. Rumah kosong 2 minggu, tagihan kok kayak bulan-bulan pas sering di rumah. Pas WFH juga full di kampung tagihan kok sampai hampir Rp 1 juta. Alasannya sama kayak yang lain, pipa bocor," tulis akun tersebut pada Sabtu (19/7) kemarin pukul 11.14 WIB.

Menurut Manajer Hubungan Masyarakat (Humas) PT PAM Jaya Linda Nur Handayani kenaikan tagihan air bulanan salah satunya dapat disebabkan oleh kebocoran pipa internal atau pipa rumah (pipa dari meteran sampai masuk ke dalam rumah).

Jika ada kebocoran di pipa internal, maka meteran akan terus berjalan dan menunjukkan angka pemakaian yang tinggi. Besaran tagihan bulanan dilihat pada angka pemakaian dari meteran tersebut.

"Kami kan berdasarkan angka yang tercatat atau ter-record di dalam meter. Kalau kebocoran yang tidak diketahui pelanggan, katakanlah kebocoran ada di dalam rumah tapi pelanggan tidak mengetahuinya, artinya kan meteran akan terus berjalan. Nah kami mencatat konsumsi air itu berdasarkan meter," jelas Linda kepada detikcom, Senin (20/7/2020).

Selain itu juga, bengkaknya tagihan air juga bisa diakibatkan karena pelanggan lupa mematikan keran hingga tuntas setelah beraktivitas menggunakan air.

"Kadang-kadang kalau abis cuci piring, atau abis mencuci pakaian itu tidak rapat menutup kerannya, jadi suka ada tetesan itu bisa gerak juga meterannya, jadi dicek," terang Linda.

Oleh sebab itu, Linda menegaskan setiap pelanggan PAM Jaya di DKI Jakarta harus rutin memeriksa meteran airnya, dan melaporkan jika ada pergerakan meteran yang aneh.

Pelanggan PAM Jaya bisa melaporkan segala keluhan melalui call center PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA) di 021-2997-999 untuk pelanggan di area barat Jakarta meliputi Jakarta Barat, sebagian Jakarta Utara dan Selatan, lalu ke call center PT Aetra Air Jakarta untuk pelanggan di aera timur Jakarta meliputi Jakarta Timur, sebagian Jakarta Utara dan Selatan.

"Jadi kadang-kadang memang masyarakat belum tahu kalau ada call center ini. Sebaiknya kalau pelanggan menemukan anomali dari meter sebaiknya segera melaporkan ke call center tersebut," tegasnya.



Simak Video "Nycta Gina Cemburu Sang Anak Lebih Dekat dengan Rizky Kinos "
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)