Cegah Penularan Corona, Mal di Cikarang Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Rabu, 22 Jul 2020 13:57 WIB
Mal di New Normal
Foto: Dok. Pollux Property
Jakarta -

Berbagai sektor ekonomi, seperti mal diharuskan untuk mengikuti adaptasi kegiatan baru di tengah pandemi Corona. Protokol kesehatan yang ketat harus diterapkan agar bisa menekan penyebaran Corona.

"Ini bagian dari komitmen Pollux Chadstone untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Cikarang dalam rangka menyambut era adaptasi kebiasaan baru. Mau tidak mau harus disiplin, dan melaksanakan segala peraturan serta protokol kesehatan yang berlaku. Mengimplementasikan anjuran dari gugus tugas penanganan COVID-19 dan pemerintah di seluruh kawasan mega superblok Pollux Chadstone Cikarang," kata Komisaris Utama Pollux Properti Indonesia Timur Pradopo dalam keterangannya Rabu (22/7/2020).

Pollux Mall Chadstone (PMC) sendiri sudah kembali beroperasi dengan swalayan yang menjadi jangkarnya. Protokol kesehatan ketat diberlakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Cikarang beserta 3000 keluarga yang tinggal di apartemen Pollux Chadstone yang berada tepat di atas gedung mal.

"Mulai dari pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki gedung, penempatan cairan pembersih tangan di berbagai tempat, kepadatan atau keramaian di dalam mall turut kita jaga tidak lebih banyak dari 50% kapasitas mall kami. Bahkan untuk mengambil tiket masuk parkir atau naik lift sudah kami pasang sistem sensor, jadi tidak memerlukan sentuhan fisik lagi," tambahnya.

Direktur Utama Pollux Chadstone Yanto Zefania menjelaskan bahwa Pollux Mall Chadstone (PMC) ini diharapkan dapat meningkatkan peluang lebih besar untuk perkembangan dan kemajuan para pelaku ekonomi kreatif, bisnis ritel, bisnis kuliner/ restoran, bahkan UKM.

"Diharapkan PCM juga memberikan dampak besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Akan tercipta aktivitas ekonomi baru oleh kaum urban yang tidak hanya meliputi milenial, namun juga para ekspatriat. Sebagaimana dengan visi Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai 5 besar ekonomi global pada tahun 2045," lanjutnya.



Simak Video "Mal Buka Lagi 5 Juni, Anies: Itu Imajinasi"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)