Seberapa Dahsyat Corona Mengubah Pola Ekonomi Dunia?

Vadhia Lidyana - detikFinance
Senin, 27 Jul 2020 11:48 WIB
Dampak Corona ke Ekonomi
Foto: Dampak Corona ke Ekonomi (Tim Infografis Fuad Hasim)
Jakarta -

Pandemi virus Corona (COVID-19) dinilai akan meninggalkan jejak abadi terhadap perekonomian dunia. Seorang profesor di bidang keuangan internasional dari Kellogg School of Management at Northwestern University Amerika Serikat (AS), Sergio Rebelo menilai COVID-19 akan mengubah pola perekonomian dunia secara permanen.

Dilansir dari CNN Perspective, Senin (27/7/2020), Rebelo menilai jejak pandemi Corona ini akan sama seperti jejak serangan 11 September 2001 atau 9/11 yang menelan 3.000 korban jiwa, di mana hingga saat ini mengubah sistem keamanan AS secara permanen.

Ia pun membeberkan sejumlah aktivitas yang berubah drastis selama pandemi Corona ini. Seperti keterlibatan pemerintah dalam menjaga keseimbangan dunia usaha dengan memberikan kompensasi pada pekerja yang mendapatkan pemotongan upah dari perusahaan. Menurutnya, kebijakan ini dapat dijadikan permanen untuk perangkat pemulihan ekonomi.

Perubahan yang sangat terlihat ialah sistem bekerja. Saat ini, bekerja dari rumah atau jarak jauh cenderung lebih masif ketimbang bekerja di kantor.

Beberapa bukti menunjukkan bekerja di rumah sama efektifnya dengan bekerja di kantor. Meski beberapa perusahaan enggan menerapkan bekerja dari rumah, namun keberhasilan sejumlah perusahaan lain dapat berpengaruh pada sistem bekerja permanen di masa depan.

Selain itu, adopsi terhadap transformasi digital juga terasa lebih cepat tak hanya di aktivitas berbelanja melalui e-commerce, tapi juga di kegiatan rapat atau meeting, di dunia pendidikan, dan juga sektor keuangan seperti fintech.

Rebelo mengatakan, ada pembelajaran penting yang seharusnya diambil dari pandemi Corona. Di mana ada hal penting yang harus dibuat yakni infrastruktur untuk mendeteksi wabah virus di masa depan. Ia mengatakan, infrastruktur ini dapat menjadi investasi untuk melindungi perekonomian di masa depan dari wabah virus.



Simak Video "Menurun, Corona RI Per 18 Januari Tambah 9.086"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)