Bank Daerah Dapat Titipan Uang Negara Rp 20 T

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 28 Jul 2020 08:00 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan mengalokasikan anggaran dana penempatan kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebesar Rp 20 triliun. Anggaran tersebut merupakan dukungan pemerintah terhadap pemulihan ekonomi daerah, khususnya yang terdampak Corona.

Dari anggaran Rp 20 triliun, Kementerian Keuangan baru menempatkan ke tujuh BPD dengan total Rp 11,5 triliun. Sedangkan sisanya Rp 8,5 triliun akan diperuntukan bagi BPD lainnya.

Dari total dana Rp 20 triliun, pemerintah sudah menitipkan kepada tujuh BPD dengan total Rp 11,5 triliun. Sebanyak tujuh BPD itu adalah DKI Jakarta, BPD Jawa Barat, BPD Banten, BPD Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta BPD Jawa Tengah. Sedangkan dua lagi BPD Bali dan BPD Yogyakarta masih dalam evaluasi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penempatan dana pemerintah ke tujuh BPD diharapkan dapat membantu pemulihan ekonomi di daerah yang terdampak parah Corona.

"Kami bantu dengan cara apapun agar pemda mampu bisa tangani dengan luar biasa yaitu masyarakat agar pulih ekonomi aktivitasnya namun tidak sebabkan pemburukan penyebaran COVID," kata Sri Mulyani dalam video conference, Jakarta, Senin (27/7/2020).

Sri Mulyani meminta kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk mengawasi dengan ketat dana atau uang negara yang dititipkan pada Bank Pembangunan Daerah (BPD).

"Pak Gub, tolong diawasi yang di BPD yah dananya," kata Sri Mulyani melalui video conference, Jakarta, Senin (27/7/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Pemerintah Realisasikan 36,6% Anggaran Program Pemulihan Ekonomi "
[Gambas:Video 20detik]