Pulihkan Ekonomi dari Corona, Sri Mulyani: Kita Harus Belanja Rp 2.739 T

Herdi Alif Alhikam - detikFinance
Rabu, 29 Jul 2020 12:26 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pemerintah harus membelanjakan anggaran Rp 2.739 triliun hingga akhir tahun. Salah satunya dalam rangka pemulihan ekonomi dari hantaman virus Corona.

"Jadi total ini kita harus belanjakan Rp 2.739 triliun sampai akhir tahun ini, itu angka yang besar," ungkap Sri Mulyani saat memberi sambutan dalam acara peluncuran penjaminan kredit korporasi yang disiarkan live di YouTube, Rabu (29/7/2020).

Dia mengatakan dalam memulihkan ekonomi pemerintah bukan cuma membelanjakan biaya penanganan Corona sebesar Rp 695 triliun saja. Namun, tetap harus membelanjakan anggaran yang lain.

Misalnya, anggaran belanja kementerian dan lembaga yang jumlahnya mencapai Rp 836 triliun pun harus bisa dibelanjakan.

"Tidak hanya di Rp 695 triliun, tapi belanja kementerian lembaga yang mencapai lebih dari Rp 836 triliun dan belanja lainnya juga harus tetap dibelanjakan," ungkap Sri Mulyani.

"Meskipun situasinya terkendala COVID begini, makanya Presiden tetap minta menteri fokus," katanya.

Sebagai informasi, dana Rp 695 triliun yang dikhususkan untuk penanganan Corona sendiri digunakan untuk berbagai hal. Mulai dari anggaran kesehatan, perlindungan sosial, insentif usaha, insentif UMKM, pembiayaan korporasi hingga, program sektoral kementerian dan lembaga.



Simak Video "Menkeu Terbitkan PMK, Kini Uang Negara Bisa Ditempatkan di Bank Umum"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)