Gara-gara Cuaca Baik, Ekonomi Korea Utara Tumbuh (Lagi)

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 31 Jul 2020 18:45 WIB
Kota di Korea Utara.
Foto: (North Korea Travel)
Jakarta -

Perekonomian Korea Utara mengalami pertumbuhan untuk pertama kalinya sejak 2019. Pertumbuhan ini terjadi karena kondisi cuaca yang lebih baik sehingga hasil panen meningkat.

Mengutip Reuters, produk domestik bruto (PDB) Korea Utara tahun lalu naik 0,4%. Padahal sebelumnya ekonomi Korit tercatat minus 4,1% akibat kekeringan dan sanksi nuklir.

Bank of Korea menyebutkan Korea Utara sebelumnya memang sudah berada di bawah sanksi AS karena pembangunan rudal dan program nuklir.

Walaupun terjadi pertumbuhan, BoK menyebut terlalu dini jika Korea Utara mengalami pemulihan ekonomi. Pimpinan Korut Kim Jong Un saat ini berupaya untuk mengalihkan fokus pengembangan negara dari nuklir ke pembangunan ekonomi pada 2018.

Bank of Korea menyebut hasil pertanian, kehutanan, perikanan yang menyumbang seperlima ekonomi Korea Utara naik 1,4% tahun lalu. Volume perdagangan Korea Utara tercatat melonjak 14,1% akibat ekspor barang yang tidak kena sanksi seperti sepatu, topi dan rambut palsu.

Namun Bank of Korea memproyeksi jika perdagangan Korut akan memburuk akibat pandemi COVID-19 yang membatasi seluruh pengiriman ke berbagai negara.

Pendapatan bruto per kapita Korut adalah US$ 1.184 pada 2019 3,8% lebih besar dari Korea Selatan.



Simak Video "Kasus Corona Pertama di Korut, Kota Kaesong Lockdown"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/dna)