Truk Diminta Tak Lewat Trans Jawa saat Puncak Arus Balik Minggu Malam

Soraya Novika - detikFinance
Sabtu, 01 Agu 2020 16:30 WIB
Kendaraan yang didominasi pemudik melintas di Jalan Tol Trans Jawa Semarang-Solo Km 437, Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (8/6/2019). Pada H+3 arus balik Lebaran 2019 pada siang hari, volume kendaraan dari arah Solo dan Jawa Timur yang akan menuju Jakarta melalui Semarang di jalur tol tersebut terpantau padat. ANTARA FOTO/Aji Styawan/foc.
Foto: ANTARA FOTO/Aji Styawan
Jakarta -

Kementerian Perhubungan memprediksi puncak arus balik perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah bakal terjadi pada Minggu malam besok. Lantaran, libur panjang kali ini banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai momen untuk bepergian ke luar daerah.

Kepadatan kendaraan mulai meningkat sejak Senin (27/7/2020) lalu. Di hari itu, tercatat kenaikan sebesar 0,3% atau 123.764 kendaraan dan 7,4% atau 132.494 kendaraan pada 28 Juli 2020, 18% atau 145.596 kendaraan pada 29 Juli 2020 yang keluar dari sejumlah jalan tol di Jakarta.

"Kami menghimbau agar kepada masyarakat yang ingin kembali ke Jabodetabek atau Jakarta khususnya untuk memperhatikan informasi tingkat kepadatan lalu lintas di ruas jalan dengan melakukan perjalanan balik di hari Sabtu tanggal 1 Agustus serta menghindari perjalanan di hari puncak kemacetan yang di prediksi akan cukup tinggi pada minggu malam hari tanggal 2 Agustus," ujar Dirjen Hubdat Kemenhub Budi Setiyadi dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Sabtu (1/8/2020).

Bagi para pengemudi truk sumbu 3 ke atas disarankan untuk dapat menghindari penggunaan tol Trans Jawa mulai dari Ruas Semarang sampai dengan Jakarta karena akan diprioritaskan untuk kendaraan pribadi.

"Sesuai arahan bapak Menteri Perhubungan kami juga sedang menggencarkan sosialisasi bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi untuk mengatur waktu perjalanannya agar tidak menumpuk semua untuk kembali ke Jakarta pada hari Minggu nanti. Untuk truk, kami mohon untuk sementara menghindari lewat jalan tol, mungkin dapat memilih untuk menggunakan jalan arteri sebagai opsi rute perjalanan," katanya.

Dengan demikian mobil barang logistik sumbu 3 ke atas diharapkan menggunakan jalan arteri (non tol) yaitu melalui Jalur Pantura Semarang -Cirebon-Indramayu-Karawang - Bekasi.

Budi pun meminta agar para pelaku usaha dan industri dapat mempersiapkan diri dan menyesuaikan waktu pengaturan arus balik sesuai dengan imbauannya tersebut.

Terkait dengan protokol kesehatan dari pihak Kementerian Perhubungan dan instansi lain yang bertugas di pos-pos penjagaan dipastikan terus terlaksana dengan cara memonitor jumlah penumpang pada kendaraan, menghimbau untuk menggunakan masker serta memeriksa suhu pada penumpang.



Simak Video "Truk Terguling di Depan Rumah Duka, Pelayat Berhamburan"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)