Begini Caranya Biar Kurban Tahun Depan Nggak Bikin Bokek

Trio Hamdani - detikFinance
Minggu, 02 Agu 2020 18:01 WIB
Penyembelihan kerbau sebagai hewan kurban di Kudus, Jumat (31/7/2020).
Foto: Penyembelihan kerbau sebagai hewan kurban di Kudus, Jumat (31/7/2020). (Dian Utoro Aji/detikcom)
Jakarta -

Berkurban menjadi ritual keagamaan setiap Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjal. Bagi yang tahun ini belum sempat berkurban atau sudah tapi bikin kantong bokek, sebaiknya mempersiapkan diri dengan lebih baik lagi.

Perencana Keuangan Finansia Consulting Eko Endarto menjelaskan sebaiknya dana yang kita kucurkan untuk berkurban disisihkan setahun sebelumnya.

"Jadi sebaiknya sih supaya tahun depan nggak terjadi lagi (bokek setelah berkurban) setiap ada penghasilan harus sudah mulai disisihkan," kata dia saat dihubungi detikcom, Minggu (2/8/2020).

Uang yang disisihkan pun tidak perlu terlalu banyak, cukup mengalokasikan dana 10% dari total penghasilan bulanan.

"Jadi itu kan seharusnya dari setiap penghasilan ada bagian untuk sosial agama kan. Itu sekitar 10% dari penghasilan setiap bulan. Nah jadi seharusnya dari penghasilan dia katakan misalnya penghasilannya Rp 7 juta maka Rp 700 setiap bulan harus dia simpan tuh," sebutnya.

Dengan perencanaan seperti itu, kita bisa berpartisipasi untuk berkurban tanpa mengorbankan keuangan.

"Nah sehingga kalau pas terjadi ataupun ada kurban seperti sekarang ya angka (yang terkumpul) tadi yang digunakan seberapapun yang dia punya. Jadi harusnya nggak ada alasan bahwa dia bilang gara-gara kurban dia nggak punya duit, itu salah," tambahnya.



Simak Video "Masjid Istiqlal Sebar 7.500 Paket Daging Kurban ke Masyarakat"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/dna)