Ada Pandemi, Wisata Luar Angkasa Jalan Terus?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 04 Agu 2020 09:10 WIB
Pesawat Lynx untuk wisata luar angkasa milik XCOR. Masih dalam percobaan.
Foto: XCOR
Jakarta -

Saham perusahaan wisata luar angkasa Virgin Galactic tergelincir pada perdagangan Senin lalu (3/8/2020). Saham Virgin Galactic turun 7% setelah perusahaan melaporkan kerugian kuartalan dan menyatakan kepada para investor bahwa mereka tidak akan menerbangkan sang pendiri Sir Richard Branson hingga kuartal pertama tahun depan.

Perusahaan juga mengumumkan untuk mencari dana sekitar US$ 450 juta dengan menjual 20,5 juta saham. Pada kuartal II, Virgin Galactic memiliki cash sekitar US$ 360 juta.

Mengutip CNBC, Selasa (4/8/2020), Virgin Galactic menyampaikan pembaharuan yang signifikan pada jadwal pengembangannya. Perusahaan menyampaikan, uji penerbangan luar angkasa berikutnya akan dilakukan pada musim gugur ini hanya dengan dua pilot. Kemudian, perusahaan akan terbang untuk kedua kalinya.

Jika kedua uji penerbangan ini berhasil, Virgin Galactic berharap bisa menerbangkan Branson pada awal 2021 yang menandai awal dari layanan komersialnya. "Pandemi virus Corona telah memperlambat laju pengujian Virgin Galactic," kata perusahaan dalam siaran pers.

Pada kesempatan lain, perusahaan membuat kemajuan yakni dengan rencana untuk mengembangkan layanan penerbangan ke tujuan orbit seperti stasiun luar angkasa internasional. Virgin Galactic mengatakan saat ini telah memiliki perjanjian dengan 12 pelanggan, meski belum finalisasi harga.

"Kami mengharapkan harga bersaing dengan penawaran lain di pasar," kata kepala ruang angkasa Virgin Galactic George Whitesides.

The Spaceship Company, anak perusahaan Virgin Galactic hampir selesai dengan pesawat ruang angkasa kedua untuk armada perusahaan. Perusahaan mengharapkan mulai menguji pesawat ruang angkasa kedua nanti pada tahun 2020.

Sebagai informasi, model bisnis Virgin Galactic ialah memberikan pengalaman mewah dengan penawaran wisata luar angkasa. Perusahaan saat ini dalam tahap akhir mengembangkan wahana antariksa di mana pesawat yang digunakan dapat mengangkut enam penumpang dengan waktu perjalanan 90 menit ke ruang angkasa. Bulan lalu, perusahaan telah memamerkan interior pesawat ruang angkasa.



Simak Video "Cara Unik Petambak Kerapu Panen di Saat Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/fdl)