Diumumkan Besok, Berapa Ya Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 04 Agu 2020 18:15 WIB
Warga kampung Tokyo Pekalongan membentangkan bendera merah putih sepajang 1 km di jalanan kampung untuk menyambut HUT ke 74 Kemerdekaan RI, (15/8/2019).
Pertumbuhan Ekonomi RI (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2020. Kalangan ekonom memproyeksi pertumbuhan ekonomi akan mengalami kontraksi alias minus.

Peneliti Ekonomi Senior Institut Kajian Strategis (IKS) Universitas Kebangsaan Republik Indonesia Eric Sugandi menjelaskan memburuknya kondisi ekonomi global serta konsumsi dan investasi domestik yang masih dalam tekanan menyebabkan ekonomi diprediksi memburuk.

"IKS memperkirakan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sebesar 3,6% secara quarter to quarter (belum mengeluarkan pengaruh faktor musiman). Atau kontraksi 4,7% secara year on year," kata dia, Selasa (4/8/2020).

Dia mengungkapkan IKS bahkan telah melihat Indonesia telah memasuki resesi teknikal pada kuartal II 2020 ini.

Ekonom PermataBank Josua Pardede mengungkapkan ekonomi Indonesia pada kuartal II ini akan minus 4,72% secara year on year.

Menurut dia hal konsumsi rumah tangga juga diprakirakan terkontraksi 4,79% dari kuartal sebelumnya 2,84%.

"Beberapa data yang mengindikasikan konsumsi rumah tangga menunjukkan penurunan yang signifikasn sepanjang kuartal II tahun 2020 di mana laju pertumbuhan ritel pada periode April-Juni 2020 tercatat kontraksi 14,4% yoy," jelasnya.

Dia mengatakan kepercayaan konsumen juga terus mengalami penurunan pada kuartal II 2020 ini yakni -33,7% pada akhir Juni 2020.

Ekonom PT Bank Danamon Tbk Wisnu Wardana memprakirakan ekonomi Indonesia kuartal II 2020 tercatat -2,72% quarter to quarter dan -3,8% secara year on year. Sedangkan secara keseluruhan tahun -0,56%.



Simak Video "Ekonomi RI Kuartal II 2020: Sektor Transportasi Paling Merana"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/dna)