Anggaran Bantuan Pegawai Bergaji di Bawah Rp 5 Juta Capai Rp 33,1 T

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 07 Agu 2020 16:36 WIB
Ilustrasi Uang Rupiah
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin kembali menjelaskan mengenai program bantuan pemerintah kepada para pekerja yang bergaji di bawah Rp 5 juta. Mereka akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 600 ribu per bulan selama 4 bulan.

Budi menjelaskan bantuan itu akan ditransfer langsung dalam 2 tahap. Dalam paparannya tertulis total anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp 33,1 triliun. Sebelumnya, pernah disampaikan total anggaran sebesar Rp 31,2 triliun.

"Ada satu segmen yang masih kita lihat perlu diberikan bantuan. Ini adalah tenaga kerja formal yang masih secara resmi tercatat di bekerja di perusahaannya masih secara resmi membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan, tetapi karena kondisi perusahaannya sudah kurang baik sebagian dari mereka dirumahkan. Sebagian dari mereka dipotong gajinya, karena orang-orang ini tidak termasuk kelompok yang di-PHK, kelompok ini juga tidak termasuk kelompok yang miskin, miss kita," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (7/8/2020).

"Kita masih melihat orang-orang ini masih belum dibantu. Oleh karena itu arahan dari Bapak Presiden, tolong dibuatkan program untuk membantu orang-orang di segmen ini dan orang-orang di segmen ini cukup banyak," tambahnya.

Namun angka total anggaran dari program bantuan pegawai itu berbeda dengan yang dijelaskan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya. Sri Mulyani menyebutkan total anggarannya Rp 31,2 triliun.

Sayangnya, Budi tidak merinci mengenai kenaikan anggaran untuk program bantuan rp 600 ribu tersebut. Dia hanya menjelaskan pemerintah akan mengambil data pekerja yang bergaji di bawah Rp 5 juta dari BPJS Ketenagakerjaan.

"Memang teridentifikasi pegawai formal tenaga kerja formal yang gajinya di bawah Rp 5 juta dan sebagian besar itu gaji antara Rp 2 sampai 3 juta, itu jumlahnya ada 13,8 juta tenaga kerja dan pegawai ini di luar BUMN dan pegawai negeri yang alhamdulillah sampai sekarang gajinya tidak dipotong," terangnya.

Bantuan tersebut kata Budi akan diberikan langsung ke rekening tenaga kerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Diharapkan bantuan tersebut bisa menjaga daya beli para pekerja tersebut yang gajinya juga sudah dipotong oleh perusahaannya.



Simak Video "Momen Jokowi Tanya Warga Tunjuk Prabowo: Kenal Siapa Beliau?"
[Gambas:Video 20detik]
(das/dna)