Cara RI Tangkal Resesi Ala Mendag

Trio Hamdani - detikFinance
Minggu, 09 Agu 2020 12:00 WIB
Mendag Agus Suparmanto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kunjungi pusat perbelanjaan. Kedatangannya untuk tinjau protokol kesehatan di pusat perbelanjaan.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto meminta masyarakat membeli produk dalam negeri ketimbang impor. Hal itu sebagai upaya untuk mendorong konsumsi masyarakat agar ekonomi Indonesia kembali tumbuh dan terhindar dari jurang resesi.

"Ya justru itu kita ini kan menggerakkan perekonomian kita dengan salah satunya bangga buatan Indonesia," kata dia ditemui usai bertemu Sandiaga Uno di Nur Corner, Jakarta Selatan, Minggu (9/8/2020).

Apalagi, menurutnya penduduk Indonesia ada 267 juta orang. Konsumsi mereka harus didorong untuk barang-barang lokal.

Namun memang kendalanya adalah produk lokal tidak begitu dikenal masyarakat. Oleh karenanya penetrasi ke perangkat perdagangan online (e-commerce) perlu terus ditingkatkan.

"Dengan adanya (e-commerce) ini mereka (masyarakat) bisa melihat produk-produk mana yang biasanya dibeli dari luar negeri dan ternyata bisa dibeli dengan produk dalam negeri," jelasnya.

Sandiaga Uno, pada kesempatan itu juga berpendapat bahwa konsumsi masyarakat terhadap produk dalam negeri perlu ditingkatkan untuk membuat ekonomi Indonesia kembali tumbuh setelah minus 5,32% pada kuartal II-2020.

"Ini butuh kolaborasi antara pemerintah dan pihak-pihak di luar pemerintahan seperti dunia usaha, masyarakat untuk sama-sama bergandengan tangan. Sisi konsumsi tadi sudah Pak Menteri sampaikan ini bisa kita dorong dengan masyarakat yang mengkonsumsi produk-produk lokal," ujarnya.

"Saya juga menyampaikan kepada Pak Menteri, selain Kita konsumsi produk-produk lokal kita, kita bangga produk lokal kita, kita harus memotivasi agar masyarakat sekarang melihat bahwa kontraksi ekonomi sudah minus 5,32%," lanjut Sandi.

Selain itu, dia menambahkan, pemerintah juga harus mengoptimalkan serapan anggaran dalam rangka penanganan pandemi COVID-19 yang saat ini masih rendah.



Simak Video "Sisa 1 Minggu Lagi Buat RI Cegah Jurang Resesi, Bisa?"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/zlf)