Harga Emas Masih Terus Cetak Rekor, Pertimbangkan Ini Sebelum Beli

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 10 Agu 2020 06:30 WIB
Harga emas terus merangkak naik. Hari ini, harga emas Antam bahkan tembus Rp 1 juta. Pergerakan harga emas ini pun diperkirakan masih akan mengalami kenaikan.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Harga emas Antam terus menanjak beberapa waktu belakangan dan tembus rekor sejalan dengan pandemi Corona. Pekan lalu, harga emas sempat menembus angka Rp 1.065.000 per gram. Sejumlah analis memperkirakan harga emas masih bisa meningkat lagi alias tembus rekor.

Analis Emas Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan, peluang harga emas terus naik masih ada. Faktor yang menunjang kenaikan harga emas satunya karena penyebaran COVID-19 yang masih tinggi sehingga menyebabkan gangguan ekonomi global.

"Peluang kenaikan harga emas masih ada karena faktor-faktor pendukung kenaikan masih belum hilang seperti penyebaran COVID-19 yang masih meninggi yang menyebabkan gangguan pemulihan ekonomi global," katanya kepada detikcom, Minggu kemarin (9/8/2020).

Hal itu ditambah dengan hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan China yang memanas. Serta, ditambah dengan program pelonggaran moneter dan stimulus pemerintah yang memberikan likuiditas ke pasar untuk membeli emas.

"Mungkin masih terbuka peluang ke area Rp 1.120.000 juta per gram, itu dengan acuan harga emas di kisaran US$ 2.100 per troy ounce dan US$ Rp 15.000," terangnya.

Hal senada diungkapkan analis sekaligus Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi. Dia mengatakan, emas punya peluang menguat ke US$ 2.080 per troy ounce. Dengan asumsi dolar Rp 14.800, harga emas Antam diperkirakan tembus Rp 1.090.000 per gram.

"Anggaplah kita menggunakan (kurs) Rp 14.800. Kalau harga emas menyentuh level tertinggi US$ 2.080 per troy ounce dibagi 31,1 sama dengan 66,88 dikalikan rupiah Rp 14.800, sama dengan Rp 989.800 ditambah ongkos Rp 100.000 sama dengan Rp 1.090.000 per gram," paparnya.

Meski begitu, ia memperkirakan harga emas akan terkoreksi pada awal pekan ini. Sejumlah faktor yang mempengaruhi antara lain, perbaikan data ketenagakerjaan yang membaik dan simpang siur stimulus tunjangan ketenagakerjaan di AS.

"Bisa terjadi dalam perdagangan hari Senin harga emas ini bisa kembali terkoreksi karena masih adanya simpang siur kebijakan yang dilakukan Trump dengan senat AS," terangnya.

Klik halaman selanjutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Update Harga Emas Antam: Naik Rp 1.000 ke Rp 1.028.000 /Gram"
[Gambas:Video 20detik]