IMF Mau Gandakan Bantuan untuk Lebanon, tapi Ada Syaratnya

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 10 Agu 2020 09:59 WIB
Dua ledakan besar yang terjadi di Beirut, Lebanon, menewaskan sedikitnya 73 orang dan ribuan lainnya luka-luka. Ledakan ini juga menimbulkan kerusakan parah.
Foto: Getty Images
Jakarta -

Dana Moneter Internasional (IMF) pada Minggu (9/8) waktu setempat menyatakan bersedia melipatgandakan bantuan untuk Lebanon usai terjadi ledakan dahsyat yang melanda Beirut. Bantuan tersebut bisa dilakukan jika Lebanon bersedia melakukan reformasi.

Mengutip Reuters, Senin (10/8/2020), Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva menjabarkan reformasi yang dilakukan termasuk langkah-langkah untuk memulihkan solvabilitas keuangan publik dan kesehatan sistem keuangan untuk menghindari capital outflow atau arus modal keluar yang berkelanjutan.

Sebelum ledakan dan menghancurkan sebagian wilayah Beirut, krisis keuangan telah menyebabkan Lebanon tahap negosiasi dengan IMF setelah Lebanon gagal membayar utang valas pada Mei. Namun, pembicaraan itu ditunda karena tidak adanya reformasi.

"Kami siap menggandakan upaya kami. Tapi kami membutuhkan kesatuan tujuan di Lebanon. Kami membutuhkan semua institusi untuk bersatu dan bertekad untuk melakukan reformasi yang sangat dibutuhkan," kata Kristalina.

"Komitmen terhadap reformasi ini akan membuka miliaran dolar untuk kepentingan rakyat Lebanon. Inilah saatnya para pembuat kebijakan negara untuk bertindak tegas, kami siap membantu," katanya.

Kristalina meminta Lebanon melakukan upaya-upaya untuk mengurangi kerugian yang berkepanjangan di banyak perusahaan milik negara. Lebanon juga harus memperluas jaring pengaman sosial untuk melindungi masyarakat yang rentang di negaranya.

Puncak krisis keuangan Lebanon terjadi pada Oktober atau ketika arus modal atau capital inflow melambat. Konferensi Donor janji menaikkan nilai hampir 253 juta euro atau setara US$ 298 juta untuk bantuan kemanusiaan.



Simak Video "Ribuan Warga Tasik Berdesakan Demi Dapat Bantuan Rp 2,4 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/fdl)