Dana Rp 3,8 T Disiapkan buat Bantu Sektor Pariwisata, tapi...

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 12 Agu 2020 20:55 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers skenario pemulihan ekonomi terkait Corona. Skenario pemulihan ekonomi disiapkan hingga tahun depan.
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa saat ini pemerintah sudah menyiapkan Rp 3,8 triliun untuk insentif sektor pariwisata. Hanya saja, hingga saat ini dana tersebut belum ada mekanisme penyalurannya.

Dia meminta pengusaha pariwisata untuk membahasnya dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terkait mekanismenya.

"Kemarin sudah disiapkan budget Rp 3,8 triliun buat pariwisata. Silakan dibahas oleh PHRI dan Kemenparekraf. Dananya ini sudah ada, tapi mekanismenya belum ada, buat ngambilnya," ujar Airlangga dalam Rakernas Virtual Apindo, Rabu (12/8/2020).

Airlangga tidak menjabarkan dana tersebut akan digunakan untuk apa saja. Yang jelas, saat ini dia meminta pengusaha untuk berdiskusi dengan pemerintah untuk mencari mekanisme penyalurannya.

"Maka silakan usul konkret bagaimana ambilnya. Ini kayak low hanging fruit, cuma belum ada yang bisa ambil," ujar Airlangga.

Sementara itu, dalam catatan detikcom, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio pernah memaparkan sederet upaya untuk memulihkan industri pariwisata di tengah hantaman Corona.

Dia mengatakan sedang mengajukan pembebasan PPh 25 untuk perusahaan pariwisata dan ekonomi kreatif ke Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Pihaknya juga mengajukan subsidi listrik bagi pengusaha ekonomi kreatif dan pariwisata. Pemerintah juga mengupayakan pemberian BLT alias bantuan langsung tunai kepada karyawan sektor pariwisata.

"Upaya Kemenparekraf untuk dukung pariwisata ada banyak, misalnya sekarang kita dorong insentif pajak PPh 21 dan 25, PPh 25 ini kami usulkan ke Bu Menkeu kalau bisa 100%. Kami juga upayakan subsidi listrik dan BLT untuk karyawan pariwisata secara langsung," papar Wishnutama, dalam webinar yang diadakan oleh Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Rabu (22/7/2020).

Pihaknya juga menyusun program bantuan untuk menolong bisnis pariwisata di destinasi andalan, mulai dari home stay sampai bisnis kuliner. Bantuan akan diberikan hingga Rp 200 juta.

Kemudian untuk menggenjot pergerakan wisatawan lokal, pihaknya akan bekerja sama dengan Garuda Indonesia untuk memberikan diskon ke beberapa destinasi unggulan.

"Kami juga bersama Garuda akan coba memberikan diskon tiket ke beberapa destinasi. Kami juga dorong K/L untuk berkegiatan di destinasi wisata," ujar Wishnutama.



Simak Video "Anies Putuskan PSBB Total, Airlangga: Pekerja Kantoran Flexible Working"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)