Jokowi Bicara Lagi Regulasi yang Rumit dan Tumpang Tindih

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 14 Agu 2020 10:37 WIB
Presiden Jokowi (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Jokowi (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan regulasi saat ini harus ditata ulang. Sebab banyak regulasi tumpang tindih alias bertabrakan satu sama lain.

Jokowi mengatakan ekosistem nasional untuk perluasan kesempatan kerja juga bergantung pada regulasi yang baik. Oleh karena itu perlu dilakukan penataan regulasi yang selama ini tumpang tindih.

"Penataan regulasi harus kita lakukan. Regulasi yang tumpang tindih, yang merumitkan, yang menjebak semua pihak dalam risiko harus kita sudahi," ujarnya dalam pidatonya di acara Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR & DPD RI 2020 di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Menurutnya penataan regulasi yang tumpang tindih didedikasikan untuk mewujudkan perekonomian nasional yang adil. Begitu juga terkait lapangan pekerjaan.

"Semua ini kita dedikasikan untuk perekonomian nasional yang adil, untuk kepentingan yang sudah bekerja, untuk kepentingan yang sedang mencari kerja, untuk mengentaskan kemiskinan, dengan menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas seluas-luasnya," ucapnya.

"Kita ingin semua harus bekerja. Kita ingin semua sejahtera," tutupnya.



Simak Video "Jakarta PSBB (Lagi), Ingat Nih Aturan di Bandara"
[Gambas:Video 20detik]
(das/ang)