Erick Thohir Bicara Gaji Pegawai BUMN dan PNS yang Tak Dipotong

Vadhia Lidyana - detikFinance
Sabtu, 15 Agu 2020 22:15 WIB
Ilustrasi Erick Thohir
Foto: Ilustrasi Erick Thohir (Fuad Hasim/detikcom)
Jakarta -

Ketua Pelaksana Harian Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir mengingatkan pegawai BUMN dan pegawai negeri sipil (PNS) akan kondisi pekerja lainnya di masa pandemi virus Corona.

Ia menyinggung soal pegawai swasta yang gajinya dipotong akibat pandemi. Sementara, gaji pegawai BUMN dan PNS tidak dipotong meski adanya tekanan dari pandemi Corona.

"Kalau ASN dan BUMN, itu gajinya nggak dikurangi dan nggak dipotong lho," kata Erick dalam acara Milenial Fest 2020, Sabtu (15/8/2020).

Melihat kondisi ini, Erick mengatakan, seharusnya pegawai BUMN dan PNS bersyukur, bukan menghujat.

"Jadi mestinya yang namanya pegawai BUMN dan ASN berterima kasih kepada pemerintah, jangan malah menghujat, aneh. Kalau BUMN-nya menghujat pemerintah duluan, bayangkan. Padahal yang swasta sudah potong gaji, BUMN dan ASN belum," tegas Erick.

Selain itu, Erick juga menegaskan pemerintah tak lupa memberikan bantuan kepada pekerja informal dan juga korban pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terdampak Corona. Meski tak dapat bantuan Rp 600.000/bulan seperti pegawai swasta yang bergaji di bawah Rp 5 juta, namun pekerja informal dan korban PHK sudah diberikan program Kartu Prakerja.

Selain itu, menurut Erick program Prakerja yang banyak dikritik masyarakat ini sudah dijalankan pemerintah dengan benar.

"Bagaimana yang PHK dan informal? Sebenarnya sudah ada program Prakerja yang sebelum subsidi gaji ini dijalankan sudah ada. Nah awalnya itu kan dianggap salah. Kalau saya secara pribadi itu benar. Karena kan habis 29 juta keluarga termiskin, yang PHK dan informal dibantu, baru yang kerja," jelas dia.

Ia menuturkan, langkah pemerintah sudah terukur terutama dalam pemberian stimulus pandemi Corona.

"Sebenarnya ada program yang sangat bagus yang pemerintah punya. Tapi kemarin sempat awalnya seakan-akan diributkan bahwa ini program salah. Tetapi sebenarnya nggak. Pemerintah itu sudah melakukan langkah-langkah terukur," pungkasnya.



Simak Video "Erick Thohir Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pulih 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)