26 Juta Pekerjaan Bakal 'Hilang' Diganti Robot?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 17 Agu 2020 08:30 WIB
Kemajuan teknologi saat ini sangat pesat, salah satunya adalah dalam industri pertanian. Seperti traktor robot dibawah ini.
Ilustrasi/Foto: Istimewa
Jakarta -

Puluhan juta pekerjaan diprediksi bakal hilang seiring berkembangnya industri 4.0. Tapi, jutaan pekerjaan baru juga diprediksi bakal muncul.

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan, sebanyak 26 juta pekerjaan akan hilang. Di era revolusi industri 4.0, perusahaan dituntut untuk memaksimalkan teknologi dalam rutinitasnya.

Namun, Erick juga bilang, sekitar 43 juta hingga 48 juta pekerjaan baru juga muncul jika mampu menyiasatinya.

"Dengan industri 4.0 kita akan kehilangan 26 juta pekerjaan. Tetapi, kalau kita bisa menyiasati itu mungkin 43 sampai 48 juta pekerjaan baru," ujar Erick dalam webinar, Minggu kemarin (16/8/2020).

Erick menjelaskan, pemerintah memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat dalam menghadapi pandemi Corona. Bantuan itu di antaranya ialah ditujukan kepada 29 juta masyarakat golongan miskin melalui bansos.

Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan lewat program Kartu Prakerja. Melalui Kartu Prakerja, Erick bilang, masyarakat mendapat bantuan tunai dan peningkatan skill atau keterampilan.

"Untuk yang baru saja di-PHK atau informal di mana melalui program Prakerja selain dibantu berupa cash atau tunai supaya mereka bisa hidup tapi mereka dibantu upgrading skill," ujarnya

Menurutnya, peningkatan skill atau keterampilan ini penting untuk menghadapi perkembangan industri 4.0.

"Kemarin kenapa Prakerja didesain seperti itu, ini yang kita harapkan yang kena PHK atau informal upgrading," ujarnya

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Erick Thohir Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pulih 2022"
[Gambas:Video 20detik]