Lagi Banyak Diskon, Ini Tips Belanja Biar Kantong Tetap Aman

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 20 Agu 2020 16:00 WIB
Pengunjung pusat perbelanjaan Senayan City memadati mal tersebut untuk berburu barang dalam ajang Midnight Sale, Jakarta, Jumat (1/6/2018) malam. Untuk meramaikan puasa di bulan Ramadan 2018 dan jelang Lebaran, sejumlah mal di Jakarta pun menggelar midnight sale. Grandyos Zafna/detikcom

Setiap mal pun menawarkan program diskon yang menggiurkan. Berbagai benda dan barang kebutuhan sehari-hari, kebutuhan liburan, sampai kebutuhan Lebaran tak ketinggalan mendapat sale sampai dengan 70 persen lebih.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Pada momentum libur panjang akhir pekan sekarang ini banyak diskon bertebaran di pusat-pusat perbelanjaan. Tak ada salahnya untuk berbelanja barang-barang dengan harga miring tersebut. Tapi jangan sampai membuat kantong jebol.

Menurut Perencana Keuangan Finansia Consulting Eko Endarto ada tiga hal yang perlu dijadikan pedoman agar diskon tidak membuat gelap mata hingga akhirnya tak sadar kantong terkuras.

"Pertama usahakan membeli barang-barang yang dibutuhkan oleh dirinya. Jadi sebelum berbelanja lihat dulu sekitar rumah apa yang diperlukan, apa yang wajib dikeluarkan itu yang utama sebelum barang-barang lainnya," kata dia saat dihubungi detikcom, Kamis (20/8/2020).

Lalu yang kedua ketika berbelanja, mindset yang harus ditekankan adalah mencari diskon pada barang yang memang dibutuhkan, bukan karena ada diskon maka membuat kita jadi belanja.

"Kalau cari diskon berarti dia berbelanja kemudian tahu barang yang mau dibeli kemudian cari barang yang diskon. Yang nggak boleh adalah ketika ada diskon membuat dia untuk berbelanja. Pada akhirnya dia membeli barang-barang yang tidak dia butuhkan," katanya.

Kemudian yang ketiga karena kebanyakan orang berbelanja diskon adalah barang-barang konsumtif, jadi usahakan untuk tidak melakukan transaksi menggunakan kredit atau utang.

Dihubungi terpisah, Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia Andy Nugroho juga menyarankan agar diskon yang bertebaran tidak membuat kita khilaf. Apalagi godaan di mal cukup besar untuk membuat kita menjadi konsumtif.

"Kalau bisa bikin lebih khilaf kalau menurut saya kalau kita mainnya ke mal sih karena kan kalau di mal lebih banyak yang kita lihat ya," sebutnya.

Sekalipun awalnya hanya ingin cuci mata saja, ketika melihat barang-barang yang dijual di mal, lama-kelamaan bisa membuat kita tergoda untuk membelinya meski tak direncanakan sebelumnya.

"Nah kadang kita karena saking banyaknya pilihan itu kadang bikin kita untuk dengan mudah tergoyang juga untuk belanja," tambahnya.



Simak Video "Kamis Siang, Lalin di Simpang Gadog Ramai-Lancar"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)