5 Perusahaan AS Keroyokan Garap Proyek Rp 116 T di Irak

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 20 Agu 2020 20:30 WIB
Chevron Pangkas Jumlah karyawan
Foto: Istimewa/5 Perusahaan AS Keroyokan Garap Proyek Rp 116 T di Irak
Jakarta -

Lima perusahaan Amerika Serikat (AS) termasuk Chevron Corp (CVX.N) menandatangani perjanjian dengan pemerintah Irak pada hari Rabu yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian energi Irak dari Iran. Hal itu dilakukan ketika perdana menteri Irak bersiap untuk melakukan kunjungan pertamanya ke Gedung Putih pada hari Kamis.

Mengutip Reuters Kamis (20/8/2020), Departemen Energi AS dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa Honeywell International Inc (HON.N), Baker Hughes Co (BKR.N), General Electric Co (GE.N), Stellar Energy dan Chevron menandatangani perjanjian komersial dengan Menteri Minyak dan Listrik Irak.

Nilai perjanjian tersebut sebesar US$ 8 miliar atau setara Rp 116 triliun (kurs Rp 14.500/US$).

Perdana Menteri Mustafa al-Kadhimi akan mengunjungi Gedung Putih untuk pertama kalinya pada Kamis waktu setempat, ketika ekonomi Irak terpukul selama lockdown akibat virus Corona dan harga minyak yang rendah.

"Kesepakatan ini adalah kunci masa depan energi Irak, dan saya yakin bahwa perusahaan yang sama yang telah memberdayakan Amerika Serikat untuk menjadi mandiri energi akan mengerahkan keahlian mereka yang mendalam untuk membantu Irak mencapai potensi penuhnya di sektor energi," kata Sekretaris Energi AS Dan Brouillette.

Perjanjian tersebut ditandatangani setelah pertemuan Menteri Minyak dan Listrik Irak dengan Brouillette serta pertemuan meja bundar di Washington pada hari Rabu antara Perdana Menteri Irak dan Industri Energi AS.

Seorang pejabat senior administrasi memberi pengarahan kepada wartawan secara terpisah sebelum pernyataan Departemen Energi, mengatakan para pejabat akan membahas masalah keamanan nasional selain kerja sama ekonomi.



Simak Video "Lanjut Kampanye, Trump Terbang ke Florida"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/das)