Berita Terpopuler Sepekan

Jangan Tunggu Resesi, Masyarakat Harus Lakukan Ini Sekarang!

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 22 Agu 2020 11:00 WIB
Poster
Ilustrasi ekonomi di tengah Corona/Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2020 tercata 2,93%, dan terkontraksi menjadi minus 5,32% pada kuartal II-2020. Jika terjadi minus lagi di kuartal III maka Indonesia resmi resesi.

Pemerintah pun sedang berusaha menjauhkan ekonomi dari jurang resesi. Namun, ada baiknya masyarakat melakukan beberapa hal dari sekarang sebagai antisipasi resesi.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Tauhid Ahmad mengatakan masyarakat yang mengalami penurunan pendapatan selama pandemi harus berhemat untuk menyiapkan dana darurat paling tidak untuk 3 bulan selama resesi.

"Masyarakat harus kencangkan ikat pinggang untuk pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu misalnya ke tempat wisata, restoran dan sebagainya terutama bagi masyarakat yang beberapa bulan ini mengalami penurunan pendapatan. Tapi bagi masyarakat yang tidak terpengaruh saya kira konsumsi biasa saja, tapi yang mengalami penurunan saya kira harus mengencangkan ikat pinggang," kata Tauhid kepada detikcom, Selasa (18/8/2020).

Hal yang sama juga dikatakan oleh Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal. Meskipun diminta tidak panik dalam menghadapi resesi, masyarakat diminta untuk belanja sewajarnya dan tidak terlalu boros.

"Masyarakat harus bersiap-siap dari sisi keuangan. Meskipun masyarakat tidak boleh terlalu panik karena ini malah mendorong resesi lebih cepat seperti 1998 salah satu yang menyebabkan lebih parah krisis saat itu karena kepanikan masyarakat sehingga dia memborong barang-barang di toko-toko, mal, lalu mengambil uangnya di bank dalam waktu serentak," terang Faisal.

Selain mempersiapkan tabungan yang banyak, masyarakat diminta meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan agar pandemi ini cepat pulih. Sebab resesi terjadi disebabkan oleh virus mematikan Corona.

"Masyarakat bisa berkontribusi untuk menahan tekanan ekonomi yang lebih jauh yaitu dengan meningkatkan kedisiplinan, kesadaran, menaati aturan-aturan dan SOP kesehatan jadi pakai masker, sosial distancing, lalu gunakan hand sanitizer, kemudian cuci tangan dan sebagainya karena sumber dari resesi ini adalah wabah. Kalau wabahnya masih terus naik, kita masih akan terus dapat tekanan ekonomi," ujarnya.



Simak Video "Ekonomi Tumbuh 7,07%, Komisi XI Apresiasi RI Keluar dari Resesi"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/hns)