Viral Menteri-menteri Foto Bareng Tak Pakai Masker, Ini Penjelasannya

Tim Detikcom - detikFinance
Minggu, 23 Agu 2020 12:52 WIB
Menteri-menteri rapat di Bali soal pemulihan ekonomi/Angga Riza (dertikcom)
Foto: Menteri-menteri rapat di Bali soal pemulihan ekonomi
Jakarta -

Foto-foto para menteri Kabinet Indonesia Maju viral di media sosial (medsos) lantaran berpose bersama-sama tanpa menggunakan masker. Jarak mereka pun terlihat saling berdekatan.

Dilihat detikcom, Minggu (23/8/2020) foto yang di-posting oleh akun Twitter @septian memperlihatkan para menteri dan pejabat eselon I lintas kementerian. Turut hadir Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dan beberapa menteri lainnya.

Latarbelakang foto tersebut bertuliskan Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RKTM) 2020. Bertempat di Bali pada tanggal 21-22 Agustus.

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mengklarifikasi foto viral tersebut. Dia mengatakan, mereka tidak menggunakan masker hanya pada saat sesi pemotretan.

"Tidak pakai masker hanya untuk kepentingan berfoto saja. Sebelum dan sesudah berphoto bersama selalu pakai masker. Dalam rapat-rapatnya pun physical distancing selalu terjaga dan selalu dengan masker" kata Agus melalui pesan singkat kepada detikcom, Minggu (23/8/2020).

Hal serupa dijelaskan Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir, pejabat di dalam foto tidak mengenakkan masker hanya saat proses dokumentasi.

"Itu hanya untuk foto saja dibuka sebentar maskernya," kata dia saat dikonfirmasi terpisah.

Dia menerangkan para peserta rapat juga sudah melakukan swab test COVID-19. Dipastikan bahwa yang hadir di sana negatif dari paparan virus Corona.

"Sebelum rakor menteri, semua peserta di-swab test. Jika negatif baru boleh ikut rapat. Saya lampirkan hasil swab test saya pada rakor yang hasilnya negatif. Bahkan waktu rapat kita pakai masker N95," sebutnya.

Lanjut Iskandar, rapat di Bali tersebut dilaksanakan dalam rangka menggerakkan kembali perekonomian Bali.

"Kita ke sana untuk menggerakkan ekonomi Bali yang sudah resesi ya di pertumbuhan di TW1 (triwulan I) -1,14% dan TW2 sebesar -10,98%," tambahnya.

Berikut unggahan yang viral tersebut:





Simak Video "Jokowi: Ngeri, Dari Waktu ke Waktu Prediksi Ekonomi Dunia Makin Buruk"
[Gambas:Video 20detik]
(upl/upl)