Bantuan Pulsa Buat PNS Bikin Iri, Siapa yang Lebih Pantas Dapat?

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 24 Agu 2020 06:30 WIB
Presiden Joko Widodo menghadiri HUT ke-47 Korpri di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (29/11/2018). Jokowi berselfie bersama aparatur sipil negara (ASN).
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Masyarakat di luar golongan pegawai negeri sipil (PNS) dinilai akan iri karena tidak dapat bantuan pulsa sebesar Rp 200 ribu per bulan pada awal 2021. Sebab rencana itu dikecualikan untuk tenaga honorer dan pegawai outsourcing yang ada di instansi pemerintah.

Analis Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah mengatakan seharusnya pemerintah tidak membeda-bedakan golongan dan memberikan bantuan tersebut kepada semua masyarakat.

"Bikin iri dan (menimbulkan) kecemburuan sosial karena PNS itu kan ada yang kontrak, ada yang macam-macam. Pegawai honorer kalau nggak dapat itu kecemburuan bisa muncul di internal masing-masing kementerian. (Bisa) mempengaruhi kinerja PNS," kata Trubus kepada detikcom, Minggu (23/8/2020).

Selain akan menimbulkan kecemburuan sosial di lingkungan kementerian/lembaga (K/L), masyarakat di luar PNS juga dinilai akan merasakan hal serupa seperti kalangan guru-dosen, hingga anak sekolah yang juga sangat bergantung dengan teknologi informasi dan komunikasi (infokom) dalam melaksanakan kegiatannya di masa pandemi.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio. Menurutnya, masyarakat semua golongan harus diberikan keringanan untuk biaya pulsa.

"Kalau sekarang cuma PNS, bagaimana dengan anak-anak sekolah, (tenaga) honorer tapi dia harus ikut webinar, kan bayar. Kalau mau menolong jangan hanya sektor PNS saja, harus semuanya karena anak-anak juga kan belajar pakai internet," ucapnya saat dihubungi terpisah.

Siapa yang lebih pantas dapat bantuan pulsa? Klik halaman selanjutnya.



Simak Video "Yang Perlu Kamu Tahu Seputar Bank Digital Allo Bank"
[Gambas:Video 20detik]