Luhut Minta Masyarakat Jangan Ditakut-takuti soal Ekonomi Minus

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 31 Agu 2020 06:05 WIB
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan materi saat menjadi pembicara pada Diplomasi Maritim Indonesia di Jakarta, Jumat (22/2/2019). Acara tersebut untuk memperluas pandangan antara pembuat kebijakan, akademisi, dan komunitas diplomatik mengenai tujuan pemerintah Indonesia dalam bidang maritim. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/ama.
Foto: Dok. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/
Jakarta -

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat tidak ditakut-takuti soal perekonomian Indonesia yang makin minus di kuartal III. Luhut menilai bahwa optimisme soal perekonomian Indonesia harus tetap dijaga.

"Kunci mendorong perekonomian di Kuartal III adalah kompak, kompak bekerja sama semangat inovasi dan jaga optimisme. Jangan sampai ditakut-takuti kalau ada sampai negatif di kuartal III ini," ungkap Luhut, dalam peluncuran program Karya Kreatif Indonesia Bank Indonesia, Minggu (30/8/2020).

Indonesia sendiri sedang berada dalam ancaman resesi ekonomi. Apabila di kuartal III pertumbuhan ekonomi kembali minus, maka Indonesia resmi resesi.

Resesi sendiri terjadi apabila ekonomi sebuah negara minus dua kuartal berturut-turut. Seperti diketahui pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal II sudah minus 5,32%.

Luhut melanjutkan semua pihak harus berjuang sekuatnya untuk mengejar pertumbuhan ekonomi. Setidaknya bisa mencapai 0 persen. Kalaupun pertumbuhan ekonomi kembali minus, Luhut mengatakan hal itu bukan lah akhir bagi Indonesia.

"Kita harus berjuang sekuatnya, sehingga bisa kuartal III dekat dengan 0 ataupun minus 0 koma sekian. Kalau itu pun terjadi itu bukan akhir dari segala-galanya," ujar Luhut.



Simak Video "Luhut: Potensi Industri Game Indonesia Capai US$ 2 miliar"
[Gambas:Video 20detik]