Kisah Sukses Warren Buffet: Mulai Beli Saham Usia 11 Tahun

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 31 Agu 2020 13:40 WIB
Warren Buffett tercatat sebagai salah satu orang terkaya di dunia dengan kekayaan US$ 84 miliar atau Rp 1.232 triliun. Meski kaya raya, gaya hidupnya sederhana.
Foto: Istimewa
Jakarta -

Salah satu orang terkaya dunia, Warren Buffett telah menjadi ikon investor yang ulung dalam 7 dekade. Saking ulungnya berinvestasi, pria yang baru menginjak usia 90 tahun ini dijuluki sebagai The Oracle of Omaha atau Sang Peramal dari Omaha.

Buffet sendiri telah menunjukkan kemampuannya di dunia bisnis dan investasi sejak masih muda, hingga kini memiliki kekayaan bersih US$ 80 miliar atau setara Rp 1.160 triliun (kurs Rp 14.600).

Sejak usia 6 tahun, Buffet telah memulai bisnis dengan menjual permen dan minuman Coca-Cola. Di usia 11 tahun pada 1942, Buffet sudah masuk ke dunia pasar modal dengan membeli tiga saham perusahaan minyak Cities Service dengan harga sekitar US$ 38 per saham. Kemudian dia menjual sahamnya di harga US$ 40 dan mendapat cuan US$ 2 per saham.

Setelah keluarganya pindah ke Washington, D.C., Buffett yang berusia 13 tahun mengambil pekerjaan sebagai loper koran The Washington Post. Gajinya pun dia tabung, hingga usai 15 tahun Buffett berhasil menghasilkan US$ 2.000 (Rp 29 juta). Pria yang lahir di Omaha itu, menginvestasikan sebagian uangnya US$ 1.200 (Rp 17 juta) ke pertanian Nebraska.

Sejak usia muda, dengan kemampuan kewirausahanya, Buffett berhasil mengumpulkan tabungan sebesar US$ 5.000 (Rp 72 juta), sebelum dirinya berusia 20 tahun.

Perjalanan pendidikan Buffet juga tidak jauh dari dunia bisnis. Saat dia berusia 16 tahun Buffett berkuliah di sekolah bisnis Wharton University of Pennsylvania. Dia akhirnya pindah dan lulus dari Universitas Nebraska pada 1950. Buffett kemudian bersekolah di Columbia Business School di New York untuk meraih gelar Master di bidang Ekonomi.

Setelah lulus, selama dua tahun Buffett bekerja di perusahaan investasi milik seniornya yang dia kena di Columbia Business School. Pada 1956, Buffett kembali ke Omaha dan memulai perusahaan investasinya sendiri bernama Buffett Partnership. Buffett memulai usahanya dengan modal sendiri senilai US$ 100 (Rp 1,4 juta). Saat itu berhasil memiliki 7 kemitraan dan mengumpulkan US$ 105.000 (Rp 1,5 miliar).

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Deretan Orang Terkaya Dunia yang Merugi Rp 642 T Dalam Sepekan"
[Gambas:Video 20detik]