Catat Nih! Aturan Main Skuter Listrik di Jalan Raya

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 01 Sep 2020 08:20 WIB
Grabwheels kembali diluncurkan di Jakarta
Foto: Rizki Pratama
Jakarta -

Pemerintah telah mengatur operasional skuter listrik hingga sepeda listrik. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor PM 45 tentang Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik.

Aturan ini memuat sejumlah persyaratan saat menggunakan kendaraan tertentu termasuk area operasinya.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, ada lima kendaraan tertentu yang diatur dalam aturan ini yakni skuter listrik, sepeda listrik, hoverboard, sepeda roda satu (unicycle), dan otopet. Ia mengungkapkan, area operasinya yakni di lajur khusus seperti lajur sepeda dan lajur yang disediakan khusus.

"Yang pertama lajur khusus yaitu lajur sepeda atau lajur yang disiapkan secara khusus," katanya dalam teleconference, Senin (31/8/2020).

Budi mengungkapkan, area operasi selanjutnya ialah kawasan tertentu seperti pemukiman, car free day, kawasan wisata, arena sekitar sarana angkutan umum sebagai integrasi, area kawasan perkantoran, dan area di luar jalan. Budi bilang, jika tidak tersedia lajur khusus bisa dioperasikan di trotoar.

"Yang tidak tersedia lajur khusus dapat dioperasikan di trotoar dengan kapasitas memadai, menampung pejalan kaki dan pengguna kendaraan tertentu," katanya.

Meski begitu, masalah lajur ini akan diatur lebih lanjut dengan peraturan daerah. Seperti DKI Jakarta misalnya, melarang operasi di trotoar dan JPO.

"Namun demikian nanti akan diatur lebih lanjut peraturan daerah seperti DKI mensyaratkan tidak boleh di trotoar apalagi JPO karena merusak," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Rihanna Alami Kecelakaan Skuter Listrik"
[Gambas:Video 20detik]