Pulihkan Ekonomi RI, Pengusaha Ajak Beli Jualan Teman

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 07 Sep 2020 09:53 WIB
Dharma Wanita Festival atau DhawaFest 2019 digelar di lingkungan Kementerian Keuangan. Yuk kita lihat beragam produk UMKM yang dipamerkan.
Ilustrasi/Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) mendorong sesama pengusaha muda untuk beli jualan teman. Hal itu dilakukan dalam upaya memulihkan perekonomian di masa pandemi virus Corona (COVID-19).

Ketua Umum BPP HIPMI, Mardani H Maming mengatakan gerakan membeli produk teman dilakukan agar perekonomian di masyarakat terus berputar. Pihaknya mendorong sesama pengusaha maupun pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk saling membeli produk teman.

"Kita perlu saling membantu menghadapi pandemi COVID-19 ini, agar pertumbuhan ekonomi kembali pulih, sehingga dapat meningkatkan pasar domestik dengan membeli jualan teman," ujar Maming dalam keterangan resmi yang dikutip detikcom, Senin (7/9/2020).

Selain perekonomian bisa berjalan dengan baik dan bisa cepat pulih seperti semula, beli jualan teman bisa meningkatkan daya beli di masyarakat meski tidak terlalu signifikan. Namun, tidak ada salahnya saling membantu teman yang memiliki usaha dengan cara membeli produknya.

"Dengan begitu, mereka tidak akan berpikir sampai usahanya bangkrut. Paling tidak, dengan membeli produk teman, dapat membantu mereka keluar dari keterpurukan ekonomi di masa pandemi COVID-19," ucapnya.

"Lebih bagus lagi jika masyarakat yang belum berjualan, ikut berjualan di tengah pandemi seperti sekarang ini, sehingga saling memiliki produk yang dapat dinikmati oleh sekitar," tambahnya.

Dalam situasi pandemi COVID-19 ini, Maming berpendapat pengusaha muda harus bisa menyesuaikan diri dan memiliki kreativitas untuk mempertahankan bisnis. Dia berharap pemerintah dapat mendukung langkah adaptasi maupun usaha yang kebanyakan dilakukan UMKM untuk membantu menggerakkan roda perekonomian.

"Kami mendorong semakin banyak kolaborasi antara pemerintah dan swasta dalam situasi saat ini. Kita tidak bisa sendirian," tuturnya.



Simak Video "Jokowi Cerita Soal Pesannya ke Sandiaga 'Hati-hati 2024' "
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)