Tarif Listrik Baru Diputuskan 2 Minggu Lagi
Rabu, 11 Jan 2006 14:53 WIB
Jakarta - Pemerintah akan segera memutuskan tarif dasar listrik (TDL) baru dalam dua pekan mendatang. Janjinya sih, TDL baru ini tidak akan menyusahkan rakyat."Kita sudah membentuk tim. Hasilnya dua minggu ke depan," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani usai diskusi dengan para pelaku pasar obligasi di Graha Sawala Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (11/1/2006).Pemerintah akan mempertimbangkan sejumlah hal sebelum memutuskan besaran TDL seperti harga minyak, kurs rupiah, besarnya subsidi dan juga golongan masyarakat kurang mampu."Kita akan mempertimbangkan secara hati-hati kelompok yang terpengaruh dari TDL ini, apakah industri atau rumah tangga. Keinginan pemerintah supaya daya beli masyarakat tidak terkuras lebih drastis karena akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Kita inginnya pertumbuhan ekonomi tetap terjaga dan kemiskinan tidak memburuk," urai Sri Mulyani.Saat ini besarnya subsidi listrik untuk PLN dari APBN 2006 mencapai Rp 15 triliun. Jika diperlukan, lanjut Sri Mulyani, angka subsidi itu akan ditambah."Yang sekarang dipertimbangkan adalah dari aspek APBN dan balancing sheet PLN dan beban masuarakat serta industri. Nanti akan dilihat dengan mempertimbangkan tingkah laku BBM dan kurs," tambahnya.Yang pasti, pemerintah akan mengupayakan APBN tidak akan terbebani oleh kenaikan subsidi listrik tersebut."Di satu sisi kita ingin pembiayaan tidak terlalu berat, defisit tidak bertambah, dan di sisi lain beban masuarakat tidak berat. Jadi kita akan cari keseimbangan di antara kedua hal itu. Sesudah tim itu memutuskan, maka kita akan berbicara dengan DPR," tandas Sri Mulyani.
(qom/)











































