Isu Formalin Hambat Produksi 40 Persen UKM di Jateng

Isu Formalin Hambat Produksi 40 Persen UKM di Jateng

- detikFinance
Rabu, 11 Jan 2006 15:38 WIB
Semarang - Akibat pemberitaan seputar formalin, produksi 30-40 persen UKM (Usaha Kecil Menengah) di Jateng terhambat.Kasubdin Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jateng Edison Ambapura menyatakan, data itu didapat dari perkembangan ekonomi UKM di tingkat Jateng. "Kalau dirata-rata ya sekitar 30 - 40 persen UKM yang kena dampak isu formalin," katanya di Kantor DPRD Jateng, Jl. Pahlawan Semarang, Rabu (11/1/2006).Edison menjelaskan, UKM-UKM yang tekena dampak isu formalin jelas adalah mereka yang menggunakan zat-zat adiktif sebagai salah satu bahan produksi. Sebagian dari mereka memang dengan sengaja menggunakan zat-zat seperti formalin atau borak."Pihak penegak hukum atau BPOM seharusnya memperjelas UKM mana saja yang memakai zat berbahaya. Kalau itu tidak dilakukan, banyak UKM yang kolaps," tambahnya.Lebih lanjut Edison menyatakan, tidak semua UKM menggunakan zat-zat tersebut. Ada sebagian yang bersih. Namun keberadaan mereka tenggelam oleh gegap gempita berita yang menyudutkan.Karenanya, Edison menyarankan, agar instansi terkait segera memberlakukan sertifikasi soal UKM yang bebas formalin dan yang menggunakan formalin. Dengan demikian, baik produsen maupun konsumen bisa melihat permasalahan lebih proporsional.Edison merinci beberapa UKM yang rawan penggunaan formalin adalah pabrik tahu, pabrik ikan asin, dan mie. Meski terimbas isu formalin, hingga belum ada pengusaha yang mengaku kolaps. Mereka masih berproduksi dalam jumlah yang lebih kecil dari biasanya."Data dari lapangan menyatakan seperti itu. Perkembangan UKM sangat terhambat. Untuk itu, perlu dilakukan solusi yang menguntungkan berbagai pihak," demikian Edison Ambapura. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads