Seragam PNS Dilarang Keras Dipermak Jadi Gamis

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 10 Sep 2020 06:30 WIB
Ilustrasi Korpri
Foto: shutterstock
Jakarta -

Seragam atau pakaian dinas pegawai negeri sipil (PNS) dilarang keras untuk dipermak dengan desain gamis. Pasalnya seragam ini sudah memiliki pola dan aturan tersendiri.

Sebelumnya memang sempat viral foto seorang PNS menggunakan batik korpri dengan panjang di bawah lutut menyerupai gamis.

Bagaimana ya tanggapan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri)?

Ketua Umum Korpri Zudan Arif Fakhrulloh menjelaskan selama ini para PNS sudah memiliki aturan tersendiri untuk tata cara berpakaian.

"Tidak boleh, ada pola dan aturannya," kata Zudan saat dihubungi detikcom, Rabu (9/9/2020).

Dia mengungkapkan model atau desain pakaian Korpri yang ada saat ini masih belum banyak berubah dari yang sebelumnya, termasuk untuk yang berjilbab.
Zudan menyebut saat ini pihaknya masih mencari pengguna pakaian tersebut, namun belum ditemukan.

Karena itu dia mengimbau kepada kepala instansi atau ketua Korpri setempat untuk mengingatkan yang bersangkutan agar bisa berpakaian sesuai aturan yang berlaku.

seragam korpri gamisseragam korpri gamis Foto: Dok. Istimewa



Di foto tersebut terlihat seragam korpri yang dia gunakan panjangnya hingga di bawah lutut berbeda dengan batik Korpri yang lainnya.

PNS tersebut juga menggunakan peci hitam, masker dan faceshield hingga tas ransel.

Menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, foto tersebut merupakan foto lama yang kembali beredar.

Tjahjo mengatakan, foto pria mengenakan seragam mirip gamis itu sudah muncul tiga tahun lalu. Tjahjo juga menegaskan foto yang ramai di media sosial itu merupakan hasil direkaysa digital alias editan.

"Belum ada laporan dari kementerian, lembaga, pemda. Itu foto editan. Belum jelas dari siapa dari mana," ujarnya bulan Juli lalu.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Ini 12 Kategori PNS yang Nggak Dapat THR"
[Gambas:Video 20detik]