PSBB Jakarta Diperketat, Lansia Dilarang Naik KRL saat Jam Sibuk

Soraya Novika - detikFinance
Sabtu, 12 Sep 2020 12:30 WIB
Suasana di KRL Jumat
Foto: Suasana di KRL Jumat (4/9) (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Ada beberapa kategori pengguna yang dilarang naik KRL selama jam sibuk saat PSBB Jakarta berlaku mulai 14 September 2020 mendatang. Salah satunya adalah pengguna lanjut usia (lansia). Lansia hanya boleh menggunakan KRL di luar jam sibuk yakni antara pukul 10.00-14.00 WIB saja.

"Aturan tambahan di KRL selama masa PSBB juga tetap berlaku. Aturan-aturan tambahan ini yaitu bagi orang lanjut usia atau berusia 60 tahun ke atas, tiap harinya hanya dapat menggunakan KRL di luar jam sibuk yaitu pukul 10:00 hingga 14:00 WIB," ujar VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba kepada detikcom, Sabtu (12/9/2020).

Demikian pula, buat para pengguna yang membawa barang sesuai ketentuan namun ukurannya dapat mengganggu penerapan jaga jarak aman di KRL juga hanya dapat naik di luar jam sibuk.

Aturan semacam ini sebenarnya sudah berlaku saat diterapkannya masa transisi PSBB Jakarta pada awal Juni 2020 lalu. Selain lansia dan pengguna dengan barang yang berisiko mengganggu penerapan jaga jarak, PT KCI saat itu juga melarang pedagang berjualan selama jam-jam sibuk dan jam pulang kerja.

Anak di bawah lima tahun (Balita) bahkan dilarang untuk naik KRL.

Mengutip laman resmi Instagram @Commuterline, alasan dilarangnya anak balita naik KRL karena dinilai cukup rentan tertular virus. Selain itu, anak balita tidak memiliki kepentingan mendesak untuk keluar dari rumah dan menggunakan transportasi publik termasuk KRL di tengah situasi pandemi COVID-19 ini.

"Meskipun demikian, bila ada kepentingan yang sangat mendesak bagi balita maupun lansia untuk naik KRL antara lain untuk mendapat perawatan medis rutin ke Rumah Sakit, maka dapat berkomunikasi dan menjelaskan keperluan tersebut kepada petugas di stasiun," dikutip dari Instagram resmi @commuterline, Selasa (2/6/2020).

(fdl/fdl)