Perhatikan 5 Hal Ini Kalau Mau Naik Pesawat Saat PSBB Jakarta

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 15 Sep 2020 15:55 WIB
Kini, persyaratan penerbangan dari dan ke Bali semakin mudah. Mulai 5 Juli 2020 lalu, calon penumpang cukup surat keterangan bebas corona dari rapid test.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma akan terus menjalankan protokol kesehatan yang ketat. Hal itu seiring adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang kembali diterapkan di DKI Jakarta.

"Protokol kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma dijalankan secara ketat sesuai regulasi yang ada," kata President Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin dalam keterangan resmi yang dikutip detikcom, Selasa (15/9/2020).

Penumpang pesawat diminta memperhatikan beberapa hal agar tidak mengganggu jadwal penerbangan. Berikut aturannya:

1. Penumpang pesawat rute domestik yang ingin terbang wajib membawa surat hasil rapid test atau PCR test yang berlaku maksimal 14 hari pada saat keberangkatan. Tidak perlu lagi Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM) bagi penumpang pesawat yang berangkat/tiba di Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma.

2. Penumpang rute Internasional yang ingin terbang, diimbau untuk menghubungi maskapai atau kedutaan negara tujuan untuk mengetahui berbagai persyaratan perjalanan.

3. Penumpang rute Internasional yang mendarat di Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma harus membawa hasil PCR test dari negara keberangkatan. Apabila tidak membawa, akan dilakukan PCR test saat tiba dan traveler akan di karantina hingga hasil test keluar.

4. Penumpang rute domestik dan penumpang rute Internasional yang baru mendarat wajib sudah mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan (Health Alert Card/HAC) melalui aplikasi e-HAC atau formulir kertas.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Prediksi Horor Jika DKI Tak Kembali PSBB"
[Gambas:Video 20detik]