Luhut Ungkap Alasan PSBB Berlaku Lagi di Jakarta

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 15 Sep 2020 17:51 WIB
Menteri Koordinator Kemaritiman
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan/Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta menjadi salah satu upaya pemerintah mempercepat pemulihan ekonomi dari pandemi Corona. Dia mengatakan, saat ini pemerintah sedang fokus menangani COVID-19 yang terjadi di di 8 provinsi, salah satunya DKI Jakarta.

"Kita mengidentifikasi ada 8 titik menjadi masalah dalam ekonomi kita, dan ini yang kita take the fokus supaya kita bisa rebound lebih cepat," kata Luhut dalam acara Sarasehan 100 Ekonom dengan tema Transformasi Ekonomi Indonesia Menuju Negara Maju dan Berdaya Saing, Jakarta, Selasa (15/9/2020).

Dia mengatakan 8 provinsi yang menjadi fokus pemerintah dikarenakan menyumbang sekitar 75% dari total kasus COVID nasional. Sebanyak 8 provinsi ini adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Papua.

"Itu sebabnya DKI sekarang kita lakukan PSBB yang diperketat di spot-spot tertentu," katanya.

Dia menjelaskan pemerintah menangani kasus penyebaran COVID ini akan lebih fokus ke banyak titik yang berpotensi menjadi klaster baru penyebaran Corona.

"Jadi tidak seluruh, di mana titiknya, dan itu polanya kita lakukan di Jawa Barat sama juga di Jawa Tengah, Jawa Timur misalnya Jawa Tengah di Semarang, kita fokus lagi titik-titik mana, kalau itu bisa contain saya kira strategi kita menghadapi COVID menjadi lebih bagus," tutur mantan Menko Polhukam itu.



Simak Video "Catat! Ini 8 Aturan PSBB Ketat yang Berlaku Hari Ini di Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/hns)