Nilai Gojek-Grab Tembus Rp 1.000 T Kalau Jadi 'Kawin'

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 16 Sep 2020 06:00 WIB
Infografis Pesaing Gojek dan Grab
Ilustrasi/Foto: Tim Infografis: Andhika Akbarayansyah
Jakarta -

Wacana penggabungan atau merger Gojek dan Grab kembali muncul. Dua perusahaan rintisan terbesar di Asia Tenggara ini dilaporkan telah melakukan pembicaraan untuk penggabungan usaha atas arahan dari pemegang saham, termasuk SoftBank. Langkah korporasi ini dibahas usai pendiri grup Jepang Masayoshi Son memberikan restu atas rencana itu.

Seperti dikutip dari Financial Times, Selasa (15/9/2020), langkah ini dibahas karena perusahaan mengalami kerugian yang besar akibat pandemi virus Corona yang terjadi. Pandemi ini membuat sejumlah negara di Asia Tenggara termasuk Indonesia melakukan pembatasan sosial.

Kedua perusahaan ride hailing tersebut mengalami pendapatan yang turun drastis dan hanya mengandalkan layanan pengiriman makanan saat adanya pembatasan sosial.

Menurut seorang pialang pasar sekunder, saham Grab kini telah diperdagangkan dengan diskon 25%. Saham Gojek juga dijual dengan diskon besar, terutama dari pemegang saham lama yang ingin keluar dari perusahaan. Saat ini valuasi Grab ditaksir menyentuh US$ 14 miliar dan Gojek US$ 10 miliar.

Stres yang disebabkan oleh pandemi dan masalah perusahaan ride-hailing secara global telah menekan bisnis perusahaan untuk menyetujui kesepakatan merger.

Rashan Raj dari perusahaan konsultan Redseer mengatakan sebelum COVID-19, kedua startup decacorn ini telah bergerak menuju monetisasi yang lebih baik seperti menaikkan komisi yang ditarik dari driver (pengemudi) dan mengurangi subsidi pelanggan.

"COVID-19 mengganggu tren ini secara material. Kebangkitan ride-hailing bisa memakan waktu lama," tambahnya.

Saat dikonfirmasi, juru bicara Grab enggan berkomentar. Sementara, pihak Gojek belum memberikan tanggapan terkait kabar tersebut.

"Kami tidak berkomentar mengenai spekulasi yang beredar," demikian pernyataan Grab yang diterima detikcom.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Gojek Kembangkan Teknologi Verifikasi Wajah untuk Keamanan Driver"
[Gambas:Video 20detik]