Tumbuhnya Melambat Sih, Tapi Utang Luar Negeri RI Masih Naik Terus

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 16 Sep 2020 06:15 WIB
Utang Pemerintah.
Ilustrasi/Foto: Andhika Akbarayansyah
Jakarta -

Utang luar negeri Indonesia tercatat masih mengalami pertumbuhan meskipun melambat. Bank Indonesia (BI) mencatat ULN pada Juli 2020 tercatat US$ 409,7 miliar atau setara dengan Rp 6.104 triliun (asumsi kurs Rp 14.900).

Bank sentral menyebut perlambatan ini terjadi karena menurunnya pertumbuhan ULN swasta. Sedangkan untuk ULN pemerintah masih relatif stabil.

Bagaimana ya jika ULN dilihat per sektor?

Untuk sektor publik termasuk pemerintah dan bank sentral sebesar US$ 201,8 miliar.

"Pertumbuhan ULN Indonesia pada Juli 2020 tercatat 4,1%, melambat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 5,1%," tulis keterangan tersebut, Selasa (15/9/2020).

Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir Juli 2020 sebesar 38,2%, meningkat dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya sebesar 37,4%.

Struktur ULN Indonesia tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang dengan pangsa 89,1% dari total ULN. Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus meningkatkan koordinasi dalam memantau perkembangan ULN, didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

"Peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam menyokong pembiayaan pembangunan, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian," tulisnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 4,1% Jadi Rp 6.104 T"
[Gambas:Video 20detik]