RI Butuh Terobosan buat Selamat dari Resesi

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Minggu, 20 Sep 2020 17:34 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Pemerintah perlu terobosan besar agar Indonesia keluar dari jurang resesi. Terutama, dilakukan tim penanganan kesehatan dan ekonomi.

"Ini adalah bukti bahwa tantangan besar tim penanganan ekonomi dan kesehatan, maka harus dicari terobosan besar yang efisien, efektif dan aplikatif," kata Anggota Komisi VI DPR Marwan Jafar dalam keterangannya, Minggu (20/9/2020).

Marwan melanjutkan, pemerintah mesti memberikan perhatian serius pada penanganan COVID-19 ini. Apalagi muncul asumsi ketidakpercayaan masyarakat pada pemerintah.

"Sebetulnya kalau kita jujur itu sudah terjadi, bisa kita lihat distrust dari sebagian masyarakat kepada pemerintah dalam menangani pandemi. Terlepas motifnya apapun, tapi itu adalah mengganggu stabilitas politik," terangnya.

Marwan juga menyoroti adanya permintaan penambahan lembaga negara bidang ekonomi yang justru membuat tumpang tindih tugas pokok dan fungsinya (tupoksi). Menurutnya, di tengah pandemi COVID-19 ini tidak perlu untuk menambah lembaga negara yang memang sudah ada tupoksinya.

"Saya kira itu sebagai indikator sikap tidak punya percaya diri terhadap orang yang memegang sektor ekonomi itu. Minta regulasi terus dan DPR juga setuju, semua demi kepentingan nasional dan kepentingan rakyat. Semua harus hati-hati, hindari penyalahgunaan kekuasaan dan tumpang tindih tupoksi," terang Marwan.

Selain itu, Marwan merespons pernyataan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso yang mewanti-wanti potensi ancaman krisis politik yang bersumber dari kegagalan dalam mengatasi krisis kesehatan dan ekonomi akibat COVID-19.

"Warning Ketua OJK itu harus kita antisipasi dan cermati supaya tidak terjadi. Khususnya warning Ketua OJK itu ujian kapabilitas pengambil kebijakan ekonomi dan kesehatan mengatasi pandemi COVID-19," kata Marwan.



Simak Video "Kadin Proyeksikan Ada Tambahan 5 Juta Pengangguran di RI"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/dna)