Jakarta -
Menciptakan ruang kerja yang nyaman di rumah sangat diperlukan. Sebab tren bekerja dari rumah (work from home/WFH) akan berlanjut karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jakarta kembali diterapkan.
Direktur PT Optima Karya Disain, Ika Yuni Purnama mengatakan kriteria ruangan yang cocok untuk dijadikan ruang kerja adalah ruangan minimal ukuran 3 x 3.
"Nggak harus luas yang penting cukup dan nyaman satu meja atau dua meja untuk laptop. Kursi bisa dua atau satu, jadi kira-kira 3 x 3 cukup minimal," ujar Ika kepada detikcom, Minggu (20/9/2020).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang tidak kalah penting, harus ada jendela di ruangan tersebut untuk membuat sirkulasi udara keluar-masuk dengan baik di ruang kerja. Pencahayaan juga dipastikan harus mendukung untuk melakukan rapat atau pertemuan yang serba virtual saat ini.
"Cobalah memindahkan meja kerja ke dekat jendela agar mendapat lebih banyak cahaya atau terpapar bias matahari pagi," ucapnya.
Berapa biaya yang diperlukan untuk bikin ruang kerja di rumah? Klik halaman selanjutnya.
Dekorasi Buat Ruang Kerja
Membuat dekorasi ruang kerja bisa disesuaikan dengan tema kesukaan masing-masing. Anda bisa meletakkan barang kesukaan atau yang menggambarkan diri agar ruang kerja tidak terkesan monoton.
"Anda dapat menempatkan barang-barang terkait hobi seperti alat musik, pajangan dinding, lukisan, ataupun foto," sebut Ika.
Pilihan warna untuk ruangan kerja juga tidak boleh disepelekan lho. Founder Pikat Architekt Bureau, Pikat Satriadji mengatakan ruangan yang tidak terlalu besar bisa pilih warna-warna terang untuk dinding guna membuat ruangan terlihat lebih besar.
"Kalau ruangannya sempit jangan warna gelap, nanti jadi bikin tambah ngantuk, tambah sempit, kayak sumpek gitu. Kalau sempit pakai warna-warna terang kayak putih, cream, atau biru yang light atau warna-warna kayu, jadi kayak minimalis gitu," ucapnya.
"Kalau ruangannya rada besar main hitam putih, main monochrome juga enak karena itu katanya menambah feeling untuk konsentrasi di warna-warna monochrome seperti abu-abu atau hitam putih," tambahnya.
Biaya yang Dibutuhkan
Ika mengatakan buat ruang kerja di rumah sebenarnya tidak butuh biaya terlalu mahal jika hanya memanfaatkan ruangan yang ada. Ruangan yang bisa dimanfaatkan seperti kamar anak, hingga ruangan tak terpakai lainnya yang muat untuk barang utama seperti meja dan kursi.
"Sebaiknya dengan budget sekarang lebih baik memilih ruang yang sudah ada. Jadi dialih fungsi, diubah. Tidak harus luas yang penting cukup satu meja atau dua meja untuk laptop. Kursi bisa dua atau satu, itu 3 x 3 cukup minimal," katanya.
Jika sudah begitu, yang diperlukan tinggal biaya untuk kebutuhan furnitur. Biayanya sendiri tergantung dari masing-masing jenis perabotan yang digunakan. Jika kualitas perabotan yang dipilih lebih mahal, tentu biaya yang dikeluarkan juga akan lebih mahal.
"Biayanya bisa disesuaikan dengan desain terkait furnitur yang dipakai baru atau refinish dari yang lama," ucapnya.
Dibanding jika harus membangun ruangan baru yang diperkirakan butuh Rp 20 juta lebih untuk ukuran 3 x 3, biayanya tergantung dari masing-masing material yang digunakan.
"Misalnya lantainya apa, dindingnya apa, karena setiap material itu ada level harganya. Kalau bicara standar misalnya standar keramik, dinding, cat itu per meter di atas Rp 2 juta kita bisa hitung per meter. Tapi kalau sudah lewat dari itu misalnya lantainya di tambah marmer, itu akan beda lagi," jelasnya.
Simak Video "Heru Budi Imbau Pekerja untuk WFH saat Misa Paus Fransiskus di GBK"
[Gambas:Video 20detik]