Suka Duka Karyawan Restoran Besar yang Kini Jualannya 'Ngemper'

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 21 Sep 2020 18:53 WIB
Gaya Restoran Dagang di Pinggir Jalan
Foto: Hewan Kurban (Achmad Dwi Afriyadi/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah restoran besar kini mengambil kebijakan untuk menerjunkan karyawannya berjualan di pinggir jalan atau 'ngemper'. Kebijakan ini ditempuh karena bisnis restoran terpukul karena Corona.

Kebijakan tersebut salah satunya dirasakan oleh Anwar (bukan nama sebenarnya) yang merupakan karyawan freelance di Pizza Hut Delivery (PHD). Dia bercerita mulanya hanya kurir pizza biasa.

Saat pandemi dan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), ia mendapat tugas baru yakni berjualan di pinggir jalan. Berjualan di pinggir jalan diakuinya ada rasa enak dan tidak enaknya. Tidak enaknya ialah ia harus rela panas-panasan.

"Sebenarnya yang lebih berat anter, terlambat aja diomelin. Tapi nggak enaknya pas jualan panas-panas gini," kata Anwar di sela kesibukannya kepada detikcom di Kebayoran Lama Jakarta Selatan, Senin (21/9/2020).

Namun, ia bersyukur dalam kondisi seperti ini perusahaan tetap terus berjalan dan tidak mengambil kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Untungnya alhamdulilah nggak ada PHK di PHD," katanya.

Anwar biasanya terjun ke jalan sekitar pukul 13.00 WIB. Ia membawa setidaknya 30 pizza yang dijual seharga Rp 16.500 untuk seporsinya.

Dia menuturkan, jika dagangan tak habis maka akan dikembalikan ke outlet. Outletnya sendiri terletak di Bendungan Hilir.

"Kita biasa bawa 30 box. Kalau abis alhamdulilah, kalau nggak dibawa outlet," katanya.



Simak Video "Santuy Abis, Resto Jakarta Ini Nuansanya Mirip Pantai Bali "
[Gambas:Video 20detik]
(acd/dna)