Realisasi Dana PEN Baru 36% dari Rp 695 T, Ini Rinciannya

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 22 Sep 2020 12:16 WIB
Menkeu Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir bicara soal keberadaan Harley Davidson dan Brompton di pesawat Garuda. Menteri BUMN ungkap pemilik Harley itu.
Menkeu Sri Mulyani Indrawati/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Realisasi penyaluran dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) per 16 September 2020 mencapai Rp 254,4 triliun atau 36,6% dari pagu Rp 695,2 triliun. Tren penyerapan disebut positif dengan pertumbuhan 27,3%.

"Untuk PEN kita sampai 16 September sudah Rp 254,4 triliun atau 36,6% dari pagu. Terjadi akselerasi terus-menerus waktu seluruh K/L meminta meningkatkan penyerapan anggarannya," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers virtual APBN KITA, Selasa (22/9/2020).

Realisasi pencairan dana PEN dengan rincian sebagai berikut:

  • Kesehatan Rp 18,45 triliun atau naik Rp 4,48 triliun
  • Perlindungan sosial Rp 134,45 triliun atau naik Rp 21,51 triliun
  • Sektoral K/L dan pemda Rp 20,53 triliun atau naik Rp 6,78 triliun
  • Insentif usaha Rp 22,23 triliun atau naik Rp 3,38 triliun
  • Dukungan UMKM Rp 58,74 triliun atau naik Rp 6,66 triliun

Dalam paparan Sri Mulyani tertulis upaya percepatan penyaluran dana PEN, yaitu:

  • Perpanjangan berbagai program sampai Desember 2020
  • Mempercepat proses usulan baru berbagai kluster serta realisasinya
  • Redesign program agar lebih efektif
  • Mempercepat proses administrasi
(hek/ara)