Resesi Ekonomi RI Tinggal Tunggu Pengumuman BPS

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 24 Sep 2020 11:13 WIB
Prekonomian Indonesia dipastikan 99% masuk jurang resesi. Itu artinya pertumbuhan ekonomi nasional bakal minus lagi di kuartal III-2020.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro mengatakan resesi di Indonesia tinggal menunggu pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS). Dia menyebutkan saat ini intinya kondisi hari ini sedang mengalami disrupsi ekonomi dengan tingkat yang signifikan.

"Dengan potensi resesi intinya tinggal tunggu dari BPS mengenai kinerja ekonomi kuartal III," kata Bambang dalam diskusi virtual, Kemarin (24/9/2020).

Bambang mengungkapkan harus dilakukan beragam upaya agar bisa tahan di masa pandemi dan menyiapkan fondasi kuat untuk ekonomi usai pandemi. Dia mengungkapkan saat ini masyarakat diminta untuk menerima new normal atau adaptasi dengan kondisi normal yang baru.

"Sekarang itu kegiatannya new normal, jangan kembali ke masa lalu. Tampaknya harapan back to the past atau kembali normal akan memakan waktu yang lama. Apalagi kalau dilihat masih banyak penambahan kasus harian di atas 4 ribu orang," kata dia.

Dia mengungkapkan apalagi saat ini Jawa Barat adalah wilayah nomor dua dengan kasus tertinggi. Kemudian tingkat kematian akibat COVID-19 ini masih tinggi dan belum melandai.

"Kalau berharap kegiatan sebelum pandemi akan lama sampai vaksin yang cocok ditemukan atau obat yang sudah resmi bisa dihasilkan," jelas dia.

Karena itu, Bambang mengajak seluruh masyarakat untuk mengikuti dan mematuhi protokol kesehatan saat melakukan kegiatan. "Jangan back to the past, tapi back to the future. Agar survive di masa pandemi dan harus siap dengan kondisi yang berbeda di masa depan," ujarnya.

Bambang menyebut memang pandemi ini sangat mengganggu perekonomian nasional karena aktivitas perdagangan terganggu hingga masyarakat yang kehilangan pendapatan dan pekerjaan.

(kil/fdl)