Ekonomi RI Tahun Ini Diprediksi Minus 1,7%

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 25 Sep 2020 12:00 WIB
Poster
Ilustrasi ekonomi/Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto bicara soal pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Dia memperkirakan sepanjang tahun ini ekonomi berada di teritori negatif.

Airlangga mengatakan pertumbuhan ekonomi tahun ini minus 1,7% sampai 0,6%.

"Tentu kita mengharapkan kegiatan ini baik yang di kuartal IV maupun 2021 akan dipahami secara bersama dan tentunya kami sampaikan bahwa pemerintah mempunyai outlook di akhir tahun ini minus 1,7% sampai 0,6%," kata Airlangga dalam Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) yang disiarkan Instagram @perekonomianri, Jumat (25/9/2020).

Meski begitu, sampai hari ini pemerintah disebut masih mengupayakan agar ekonomi Indonesia bisa tumbuh di kisaran positif akhir tahu ini.

"Pemerintah akan terus mengupayakan di akhir tahun kita masuk dalam jalur netral ataupun positif. Tapi kontras tahun depan itu positif 4,5% sampai 5,5%," ucapnya.

Selain Airlangga, sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga pernah menyampaikan proyeksi serupa. Dia telah merevisi perkiraan angka pertumbuhan ekonomi tahun ini dari minus 1,1% hingga positif 0,2%, menjadi minus 1,7% sampai minus 0,6%.

"Kemenkeu lakukan revisi forecast, sebelumnya untuk tahun ini minus 1,1% hingga positif 0,2%, yang terbaru minus 1,7% sampai minus 0,6%. Ini artinya negatif teritory terjadi pada kuartal III dan kemungkinan masih berlangsung pada kuartal IV yang kita berusaha mendekati nol atau positif," ujarnya dalam konferensi pers virtual APBN KITA, Selasa (22/9/2020).



Simak Video "Airlangga Sebut Omnibus Law Untuk Beresin Regulasi yang Obesitas"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)