Tips Sukses Atur Keuangan Buat Bisnis yang Baru Jalan

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 27 Sep 2020 20:43 WIB
wallet with rupiah money inside in front of computer laptop monitor screen, online transaction concept
Foto: iStock
Jakarta -

Membuka usaha di usia muda mulai menjadi tren bagi generasi milenial. Namun, seringkali usaha-usaha baru yang dibangun ini kemudian gagal.

Ali Harahap, pengusaha muda pendiri Masalalu Cafe berbagi pengalaman usahanya, menurutnya menjadi pengusaha yang memulai bisnis dari nol tidak mudah.

Dia mengatakan, untuk meningkatkan keberhasilan usaha, pengusaha harus mengembangkan mental dan kemampuan pribadi. Di samping itu, pengusaha harus memiliki perencanaan keuangan yang matang.

"Di awal membangun usaha kan sudah bentuk tim. Di situ kita harus sudah mikir untuk bisa membayar gaji karyawan. Di situlah pentingnya financial planning untuk jaga cash flow," kata Ali dalam acara Webinar Literasi Keuangan & Wirausaha 'Memulai Bisnis di Masa Pandemi', yang dikutip dari keterangannya, Minggu (27/9/2020).

"Selama dua tahun aku push diri sendiri untuk kerja lebih keras buat dapetin untung supaya bisa bayar gaji karyawan," ungkapnya.

Menurut Ali, akan sangat berbahaya bagi pemilik usaha jika tidak pandai mengatur keuangan. Terlebih lagi jika menggabungkan pendapatan pribadi dan bisnis.

Di sisi lain, di tengah situasi pandemi, kebiasaan masyarakat dipaksa berubah drastis. Masyarakat merubah kebiasaannya dari yang berbelanja langsung di swalayan atau pasar, kini dipaksa untuk terbiasa dengan berbelanja online.

Perubahan kebiasaan ini membawa peluang usaha yang menarik bagi para pelapak e-commerce. Business Development Manager Akulaku Silvrr Indonesia, Adrian Iskandar mengatakan pelapak di Akulaku Silvrr pun meningkat.

Dia memberikan tips bagi pengusaha yang ingin membuka toko online. Bagi yang sudah menjadi pelapak online, dia menyarankan agar pengusaha menyajikan gambar produk dengan menarik.

"Saat merchant sudah bisa mulai berjualan, baiknya merchant berinovasi dan menyajikan gambar visual produk yang menarik dan berbeda dari yang lain," ujar Adrian.

Bagi yang baru terjun di dunia bisnis, dia menyarankan agar memulai usahanya sebagai dropshiper untuk menekan modal.

"Selain itu, untuk mengurangi risiko dalam memulai usahanya, merchant juga bisa menjalani peran sebagai dropshipper untuk barang-barang yang sedang laku di pasaran," tambah Adrian.



Simak Video "Megawati Minta Jokowi Tak Manjakan Milenial: Apa Sumbangsih Mereka?"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)