3 Fakta Seputar 86 Karyawan Bank Permata Positif Corona

Soraya Novika - detikFinance
Senin, 28 Sep 2020 19:00 WIB
PT Bank Permata atau yang lebih dikenal dengan PermataBank meresmikan kantor pusat barunya yang berada di kawasan World Trade Center II - Sudirman, Jakarta, Senin (18/3/2013). Kantor yang memiliki luas sekitar 21.000 meter persegi dan terdiri dari 30 lantai itu sekitar 40% nya disewa oleh PermataBank.File/DetikFoto.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Puluhan karyawan PT Bank Permata Tbk dinyatakan positif virus Corona (COVID-19) usai menjalani polymerase chain reaction (PCR) swab test di Permata Bank tower Bintaro, Tangerang Selatan.

Berikut 3 fakta seputar kabar tersebut:

1. Seluruh yang Positif Pasien OTG

Manajemen Bank Permata mengatakan seluruh yang positif COVID-19 merupakan pasien orang tanpa gejala (OTG).

"Hasil pemeriksaan terakhir menunjukkan dari sekitar 2.333 karyawan tetap maupun outsource di tower Bintaro yang dites 3,7% terkonfirmasi positif COVID-19 dan berstatus OTG (Orang Tanpa Gejala)," ungkap Direktur Utama Bank Permata Ridha D.M. Wirakusumah dalam keterangan resminya yang diterima detikcom, Senin (28/9/2020).

2. 50% Karyawan tetap Ngantor

Karyawan Bank Permata yang negatif COVID-19 dipastikan tetap kerja ke kantor dengan maksimal 50% kapasitas normalnya. Dengan demikian, Tower Bank Permata di Bintaro yang jadi tempat PCR Swab Test tetap beroperasi seperti biasa dengan rutin disemprotkan disinfektan.

Lantaran, menurut Head of Corporate Affairs Bank Permata Richele Maramis, bank merupakan salah satu sektor yang diizinkan beroperasi selama pandemi mengingat perannya yang juga cukup esensial bagi masyarakat.

"Setelah didisinfektan, beroperasi dengan kapasitas maksimal 50% seperti biasa. Perlu diingat Bank termasuk fasilitas esential maka harus tetap beroperasi dengan menjaga protokol," tegas Richele kepada detikcom, Senin (28/9/2020).

Sedangkan buat yang positif COVID-19 diminta melakukan isolasi mandiri sampai hasilnya negatif.

"Beberapa langkah lainnya diambil sebagai tindaklanjut atas temuan tersebut seperti contact tracing, isolasi mandiri bagi karyawan yang terpapar, serta mengatur operasional Bank untuk menjaga kesehatan dan keamanan karyawan dan nasabah," paparnya.

3. Nasabah Diminta Beralih ke M-Banking

Demi mencegah penularan, nasabah diimbau mulai beralih ke transaksi mobile banking.

"PermataBank terus mendukung kebijakan regulator dan pemerintah dengan tetap menjaga pelayanan di cabang-cabang yang beroperasi dan membantu upaya pencegahan COVID-19 di Indonesia, termasuk memberi pilihan kepada nasabah untuk beralih ke transaksi non tunai melalui mobile banking PermataMobile X untuk seluruh kebutuhan transaksi perbankan mereka," ujar Ridha.

(fdl/fdl)