Waduh... 19 Ribu Pekerja Amazon Terpapar Corona

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 02 Okt 2020 10:01 WIB
Gudang Amazon
Foto: Getty Images

Setidaknya sudah ada 8 kasus kematian pekerja Amazon karena COVID-19 yang dikonfirmasi tahun ini. Tetapi Amazon tidak memberikan angka terbaru dalam pengumumannya pada Kamis.

Amazon mengklaim tingkat infeksi di antara karyawan mencapai 42%. Jumlahnya lebih rendah dari yang diharapkan, atau bila dibandingkan dengan tingkat populasi umum di AS.

Perusahaan telah lama menyatakan bahwa tingkat infeksi di gudangnya lebih rendah daripada tingkat di masyarakat sekitar. Namun hal itu terus diperdebatkan oleh para pekerja, khususnya yang berada di gudang Amazon di Minnesota, yang tingkat infeksinya melebihi tingkat komunitas.

Amazon juga memberikan pembaruan tentang kemajuannya dalam menyediakan tes virus Corona kepada pekerja lini depan. Ribuan pengujian dilakukan setiap hari dan Amazon mengatakan berencana untuk mengembangkan 50.000 pengujian sehari di 650 fasilitas pada November.

Tujuan Amazon adalah menguji sebagian besar pekerja lini depannya setiap dua minggu. Perusahaan sebelumnya mengatakan akan menginvestasikan laba Q2 yang diharapkan sebesar US$ 4 miliar ke dalam respons COVID-19, dan akan menghabiskan US$ 1 miliar untuk pengujian sepanjang tahun.

Amazon telah membangun tim ilmuwan riset, manajer program, spesialis pengadaan, dan insinyur perangkat lunak yang berdedikasi untuk meningkatkan kemampuan pengujiannya dengan cepat.

Mereka juga telah membangun labnya sendiri untuk mengembangkan kapasitas pengujian virus Corona, dengan tim yang berfokus pada upaya ini di Sunnyvale, California dan Hebron Kentucky.

Halaman

(fdl/fdl)