Valuasi Perusahaan e-Sport David Beckham Tembus Rp 764 M

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 02 Okt 2020 21:45 WIB
David Beckham dan rekan-rekan setimnya
Foto: (Getty Images)
Jakarta -

Guild Esports, start-up milik mantan pesepakbola David Beckham telah terdaftar di Bursa Efek London dengan valuasi sekitar 40 juta poundsterling atau setara Rp 764 miliar (kurs Rp 19.100/£).

Didirikan di London pada September 2019, Guild adalah perusahaan e-Sports pertama yang go public di sana. Mereka mengumpulkan 20 juta poundsterling atau setara Rp 382 miliar melalui penawaran saham perdana (IPO) di London Stock Exchange.

Guild Esports ingin mengembangkan dan mengelola tim esports global yang dapat mengikuti kompetisi dan memenangkan hadiah uang. Gamer muda berbakat dapat menghasilkan jutaan dolar setahun melalui kompetisi, penawaran sponsor, barang dagangan, dan acara.

Daftar tersebut akan meningkatkan profil publik dan memberikan dana baru untuk ekspansi perusahaan dan pertumbuhan jangka panjang. Untuk merekrut talenta terbaik, pihaknya berencana untuk melatih pemain muda dan membekali mereka dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk bersaing secara profesional.

Guild akan memulai tim perdananya pada musim gugur ini dan mengikuti kompetisi untuk game seperti EA Sports FIFA, Fortnite, dan Rocket League, di mana merupakan sebuah game yang menggabungkan mobil dan sepak bola.

Beckham, yang merupakan salah satu pemilik tim Major League Soccer Inter Miami CF, sekarang memiliki 4,78% dari Guild, sementara Blue Star Capital, Toro Consulting, dan Pioneer Media Holdings adalah pemegang saham utama lainnya.

"Sepanjang karir saya, saya cukup beruntung untuk bekerja dengan para pemain di puncak permainan mereka dan saya telah melihat secara langsung semangat dan dedikasi yang diperlukan untuk bermain pada level itu," kata Beckham dikutip dari CNBC, Jumat (2/10/2020).

e-Sports telah menjadi bisnis besar dalam beberapa tahun terakhir dan popularitasnya melonjak selama pandemi virus Corona. Pasar esports global saat ini bernilai US$ 1,1 miliar dan diperkirakan tumbuh 42% menjadi US$ 1,56 miliar pada tahun 2023.

Menurut Analis Game Newzoo, tahun lalu 443 juta orang bermain game online dan jumlah itu diperkirakan akan meningkat menjadi 646 juta pada 2023.

(dna/dna)