Kapal Perdana Aceh Diluncurkan, Ini Penampakannya

Agus Setyadi - detikFinance
Minggu, 04 Okt 2020 07:45 WIB
Peluncuran Kapal Aceh Hebat 1
Foto: Dok. Pemprov Aceh
Aceh -

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah meluncurkan kapal perdana milik Pemerintah Aceh yang diberi nama KMP Aceh Hebat 1. Kapal buatan Kepulauan Riau (Kepri) ini menjadi sejarah baru pelayaran Tanah Rencong.

Peresmian kapal Roro 1.300 GT itu dilakukan di Galangan PT. Multi Ocean Shipyard (PT.MOS) di Karimun, Kepri, Sabtu (3/10/2020). Usai diluncurkan, kapal tersebut bakal mengikuti beberapa pengujian lagi seperti uji kemiringan, uji berlayar dan fungsi seluruh komponen.

"Menurut jadwal 30 November akan berlayar ke Aceh dan akan beroperasi sebagaimana seharusnya," kata Nova dalam keterangan tertulis.

KMP Aceh Hebat 1 dipesan Pemprov Aceh untuk meningkatkan konektivitas antar pulau. Kapal ini bakal melayani rute Meulaboh-Labuhan Haji-Simeulue.

Nova mengatakan, ada tiga kapal yang dipesan Pemprov Aceh yang dibuat di tiga lokasi. Selain di Kepri, KMP Aceh Hebat 2 yang memiliki bobot 1.100 GT, dikerjakan oleh PT Adiluhung Saranasegara di Bangkalan Madura. Kapal tersebut akan melayani pelayaran dari Balohan Sabang-Ulee Lheue Banda Aceh.

Sedangkan KMP Aceh Hebat 3 yang berbobot 600 GT dikerjakan oleh PT Citra Bahari Shipyard di Tegal. Kapal ini melayari rute Singkil-Pulau Banyak. Nova menyebut, kapal Aceh Hebat menjadi sejarah baru transportasi laut Tanah Rencong.

"Aceh Hebat menjadi sejarah baru bagi Aceh. Selama ini Aceh belum pernah memiliki kapal yang dibangun sendiri," jelas Nova.

Nova menyebut selama ini pelayaran Aceh dilayani oleh kapal milik ASDP. Terakhir adalah KMP BRR yang dihibah oleh Kementerian Perhubungan. Kapal itu kini melayani rute Balohan Sabang-Ulee Lheu Banda Aceh.

"KMP Aceh Hebat ini kapal pertama yang dibangun sendiri dengan uang masyarakat Aceh. Ukurannya relatif besar dengan desain yang up-to-date," ujar Nova.

Menurut Nova KMP Aceh Hebat merupakan hasil dari program pengadaan kapal ferry roro di bawah Dinas Perhubungan Aceh dengan anggaran Rp178 miliar. Dua kapal lagi rencananya bakal diluncurkan pada pertengahan Oktober.

(agse/hns)