ADVERTISEMENT

Liputan Khusus

Daripada Gabut Selama Pandemi, Cobain Nih Profesi Joki Game Online

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 04 Okt 2020 15:35 WIB
Game online
Foto: Dok. detikcom
Jakarta -

Segaf Alatas (19) dan Haikal (17) tengah berjibaku bertempur di medan perang yang bernama Mobile Legends Bang Bang (MLBB). Berjam-jam pandangan mereka fokus menatap layar HP dengan satu tujuan memenangkan pertempuran.

Bagi orang sekitar melihat kedua pemuda itu tampak seperti tengah membuang-buang waktu yang berharga. Padahal sebaliknya, justru mereka tengah berkejaran dengan tenggat waktu demi meraih pundi-pundi rupiah. Mereka adalah joki game online.

Segaf dan Haikal adalah dua remaja yang sebelumnya tak saling mengenal. Segaf tinggal di Surabaya, sedangkan Haikal di Jakarta. Keduanya pertama kali bertemu di medan MLBB.

"Jadi awalnya ketemu pas main Mobile Legend, ketemu di dalam game. Habis itu kita sering main bareng, terus lama-lama kepikiran kita ngabisin banyak uang, skill udah mumpuni sudah di atas rata-rata. Kita kepikiran apa yang bisa ngehasilin uang dari game ini, ya akhirnya kepikiran kita buka jasa, jual skill," terang Segaf saat berbincang dengan detikcom.

Sebenarnya ada beberapa cara untuk menghasilkan uang dalam game online, seperti menjadi pro player dan bergabung dengan tim untuk mengikuti kejuaraan, atau menjadi Youtuber game yang sudah menjamur. Tapi keduanya lebih memilih untuk menjadi joki.

Akhirnya kedua remaja ini membuat akun @jokimlbb_jakarta pada 2017. Saat itu akunnya sepi, tidak ada satupun orderan yang masuk. Ya maklum, bisnis jasa sangat bergantung pada kepercayaan. Satu-satunya yang bisa membuat yakin klien adalah testimoni dari pengguna jasa sebelumnya.

Keduanya juga memutuskan untuk memasang iklan di beberapa akun official Mobile Legend dengan biaya Rp 100-250 ribu per posting. Selain itu mereka juga membuat testimoni palsu, seolah-olah sudah ada yang menggunakan jasanya.

Awalnya mereka melayani kliennya secara bergantian, maklum mereka berdua masih sekolah di kotanya masing-masing. Meskipun saat ini Segaf baru masuk kuliah.

Bersambung ke halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT