Pandemi Corona Bikin Joki Game Online Kebanjiran Order

ADVERTISEMENT

Liputan Khusus

Pandemi Corona Bikin Joki Game Online Kebanjiran Order

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 04 Okt 2020 16:31 WIB
esport di Asian Games
Foto: Ilustrasi: Edi Wahyono

Segaf dan Haikal memang membuka peluang untuk joki lainnya, mereka menyebutnya sebagai worker. Sistemnya bagi hasil, worker bisa mendapatkan 50%-70%, tergantung misi dan target level yang harus dikerjakan.

Nah di masa pandemi ini, para worker mereka juga mendulang rejeki berlipat ganda. Ravicky Mahrur misalnya. Dia mengaku biasanya bisa mengantongi uang Rp 700 ribu per minggu dari orderan yang diberikan Haikal dan Segaf.

Tapi selama pandemi akun yang dia kerjakan melonjak 2 kali lipat, dia bisa mengantongi Rp 1,5 juta per minggu untuk mengerjakan 10-20 akun.

Tidak hanya itu, Ravicky juga secara pribadi membuka jasa joki game di luar @jokimlbb_jakarta. Dari klien pribadinya dia bisa mengantongi pendapatan Rp 1 jutaan per minggunya. Jika dihitung setiap bulan dia bisa mengantongi Rp 5-7 jutaan.

"Gede pemasukan, tapi ya harus main dari bangun tidur sampai subuh, istirahat cuma buat makan sama mandi doang. Tapi itu kalau orderan lagi banyak, yaudahlah gas aja," ucapnya.

Ravicky juga mengaku sering kewalahan menangani klien yang masuk. Sampai akhirnya dia juga melempar kerjaan itu ke temannya yang juga mumpuni dalam game MLBB maupun PUBG Mobile. Ini kembali jadi bukti, bisnis jasa joki game online makin subur.

Menurut pakar pemasaran Yuswohady, selama masa pandemi memang game menjadi salah satu industri yang paling mencuat. Semua itu karena penduduk bumi terpaksa harus mengubah gaya hidupnya menjadi stay at home.

"Karena orang bosan semua, banyak aktivitas yang dilakukan di luar rumah itu tidak bisa dilakukan. Maka kemudian home entertainment menjadi sektor yang growing luar biasa. Seperti netflix, tv comeback lagi, ya termasuk juga game," ucapnya.

Meski tak begitu paham mengenai game online, Yuswohady meyakini jika pemasukan para joki game online itu meningkat berkali-kali lipat maka penikmat game online berbasis smartphone semakin meningkat. Atau mereka yang sebelumnya tak punya waktu memainkan game di HP-nya kini kembali aktif.

"Profesi joki game online ini akan tumbuh. Sama seperti influencer mereka tumbuh karena bisa bikin medianya sendiri, jadi mereka bisa tumbuh cepat," ucapnya.

Menurutnya sejak kampanye stay at home digaungkan mulai bermunculan stay at home job. Dia mengartikan hal itu sebagai profesi-profesi baru yang bisa dilakukan di rumah.

Profesi-profesi ini yang akan mendominasi di masa pandemi, meski sebelumnya profesi-profesi itu dipandang miring oleh sebagian orang.


(das/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT