Kesulitan Bayar Sewa Pesawat, Garuda Negosiasi dengan Lessor

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 05 Okt 2020 11:45 WIB
Pesawat Garuda Indonesia rutin dibersihkan dengan disemprot disinfektan. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
Foto: Rengga Sancaya

Sebelumnya, permasalahan sewa pesawat telah menyeret Lion Air Group masuk ke ranah hukum. Mereka digugat membayar tunggakan sewa pesawat oleh salah satu lessor di pengadilan London, Inggris.

Dari catatan detikcom, perusahaan penyewa pesawat Goshawk Aviation menggugat Lion Air pada pengadilan litigasi di London, Inggris. Mereka menuntut Lion Air membayar US$ 12,8 juta (£ 10 juta) atau sekitar Rp 189 miliar (kurs Rp 14.800).

Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait mengaku gugatan itu dilayangkan karena Lion Air menunggak pembayaran sewa pesawat kepada Goshawk.

Dia mengatakan pihaknya terpaksa menunggak sewa pesawat karena armada yang dimiliki tak bisa diterbangkan, sehingga perusahaan tak bisa mendapatkan pemasukan. Pandemi Corona menurutnya jadi biang kerok pihaknya tak bisa menerbangkan pesawat.

"Iya memang benar gugatannya. Jadi karena kita terutang sewa pesawat," ungkap Edward kepada detikcom, Rabu malam (23/9/2020).

Halaman

(fdl/fdl)