Agensi K-pop Ikut 'Joget' di Lantai Bursa

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 10 Okt 2020 19:00 WIB
LOS ANGELES, CA - NOVEMBER 19:  BTS attends the 2017 American Music Awards at Microsoft Theater on November 19, 2017 in Los Angeles, California.  (Photo by Neilson Barnard/Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Bursa saham di Korea Selatan ternyata masih menarik bagi agensi K-pop. Terbaru agensi dari boy band BTS yakni Big Hit yang sudah membuka penawaran perdana saham untuk investor ritel.

Agensi BTS

Mengutip Korea Herald, Big Hit menawarkan saham dengan harga IPO 135.000 won. Dari penawaran ini Big Hit mencatatkan oversubscribed alias kelebihan permintaan sebanyak 607 kali. Hasil IPO ini mencatat penawaran dari investor ritel mencapai 58,4 triliun won.

Padahal sebelumnya IPO agensi BTS ini diprediksi sepi peminat karena harga yang ditawarkan dinilai terlalu tinggi.

Nama BTS menjadi pemikat para calon investor, karena sebelumnya mampu menjadi artis Korea Selatan yang pertama kali mencapai puncak tangga lagu Hot 100 single Billboard untuk single disko-pop "Dynamite". Para analis saham di Korea Selatan meramal jika Big Hit bisa masuk ke dalam daftar saham utama.

Dilansir dari Reuters CEO Big Hit entertainment dan pemegang saham terbesar Bang Si-hyuk bulan lalu memberikan 478.695 saham biasa kepada tujuh anggota BTS atau masing-masing 68.385.

"Untuk memperkuat kemitraan jangka panjang dengan artis-artis besar dan meningkatkan moral," ungkap Big Hit. Setiap anggota BTS akan mendapatkan 9,23 miliar won saham atau 64,6 miliar won seluruhnya jika IPO dihargai di atas kisarannya pada bulan Oktober.

SM Entertainment

Agensi yang menaungi Super Junior ini melantai di Bursa Korea Selatan sejak 27 April 2000.

Mengutip laman resmi smentertainment.com disebutkan SM Entertainment merupakan perusahaan industri hiburan pertama yang melantai di KOSDAQ.

SM Entertainment dibangun pada 1995 dengan modal awal 50 juta won. Pada 2001 SM Entertainment mulai melebarkan sayap ke Jepang dengan mendirikan SM Entertainment JAPAN Established, kemudian membuat konten hiburan untuk ponsel bernama Fandango KOREA Established.

Selain Super Junior, agensi ini juga mengasuh TVXQ!, Girls' Generation, SHINee, f(x), EXO, Red Velvet, NCT, SuperM, BoA, ZHOUMI, J-Min, Giant Pink, Bray, DUCKBAE, SOHLHEE, IMLAY hingga Raiden.

JYP Entertainment

Agensi yang menaungi J.Y Park, 2PM, GOT7, DAY6 juga telah melantai di bursa Korea. Selain manajemen artis, agensi ini juga memiliki divisi hiburan, bisnis rekaman hingga divisi kontenn.

Untuk divisi hiburan bergerak dalam perencanaan produksi dan distribusi rekaman fonograf, casting dan pelatihan penyanyi. Melalui induk usaha, perusahaan ini juga mengoperasikan makanan Korea melalui JYP Foods Inc, dan bisnis hiburan JYP Creative Inc.



Simak Video "Melihat Dampak Kebijakan Baru China Terhadap Industri K-Pop"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/fdl)